Kapal PELNI Lakukan Facelift, Siap Bawa Wajah Baru di Akhir September

- Pewarta

Thursday, 31 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI akan memperkenalkan warna kapalnya yang baru seiring dengan pergantian logo pertengahan tahun ini. KM Kelud, kapal penumpang yang melayani rute Jakarta hingga Medan, akan menjadi kapal pertama yang mendapatkan tampilan baru dari jajaran kapal penumpang PELNI.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PELNI Opik Taupik mengatakan bahwa KM Kelud akan memasuki dok atau galangan kapal terhitung 7 September mendatang. Selama kurang lebih 14 hari, KM Kelud akan menjalani serangkaian perawatan luar-dalam, termasuk pergantian warna cat eksterior. Saat keluar dari dok akhir September nanti, KM Kelud Akan sepenuhnya menampilkan wajah baru yang merepresentasikan PELNI yang telah bertransformasi.

“Perubahan warna badan kapal ini akan memberikan sentuhan baru bagi kapal-kapal PELNI. Bukan saja tampak luar, bagian interior KM Kelud juga akan mengalami peningkatan, khususnya di area komersial atau tenant makanan bagi penumpang. Kami berharap perubahan memberikan energi positif bagi PELNI yang terus melakukan transformasi,” ujar Opik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapal penumpang PELNI selama 40 tahun terakhir dikenal baik oleh para pelanggan setianya memiliki warna lambung kapal yang didominasi oleh warna krem dan putih dengan cerobong kuning yang dilengkapi dengan garis warna merah dan putih seperti warna bendera Negara. Warna ini telah dipakai sejak PELNI pertama kali mulai mendatangkan kapal penumpang di awal tahun 1980.

Identitas kapal semakin melekat di hati para penumpang dengan nama-namanya yang khas dan terinspirasi dari nama-nama gunung di Indonesia. Dimulai dari KM Kambuna, KM Ciremai, hingga KM Kelud dengan total 26 kapal penumpang yang dimiliki oleh PELNI.

KM Kelud sendiri merupakan kapal penumpang berkapasitas 2000 seat yang dibangun di Jerman dan didatangkan ke Indonesia pada tahun 1998. Meski telah berusia 25 tahun, KM Kelud masih menjadi kapal terbaik PELNI dan tetap setia melayani penumpang dengan rute Jakarta – Tanjung Balai Karimun – Batam – Medan (PP).

“Dengan perjalanannya yang panjang, Kelud akan tampil dengan cerita baru dan semoga pengguna setianya tetap mencintai dan merawat KM Kelud dan terbuka untuk pengalaman baru yang akan dibawa dengan tampilan barunya nanti. Kita tunggu bersama tampilan baru Kelud akhir September nanti,” tambah Opik.

Selain peningkatan fasilitas di atas kapal, PELNI juga melakukan peningkatan mutu layanan makanan di atas kapal dengan meraih sertifikasi _Hazard Analysis Critical Control Point_ atau HACCP. Sertifikasi yang dikeluarkan oleh Sucofindo ini memberikan jaminan bahwa makanan yang diolah dan disajikan di kapal PELNI telah melalui serangkaian uji mutu yang terjamin dan higienis.

“Saat ini kami sudah selesai melewati serangkaian uji dan pemeriksaan di KM Dorolonda dan telah dinyatakan lolos sertifikasi HACCP. Kami akan melanjutkan segera ke kapal lainnya sehingga seluruh kapal penumpang PELNI mengantongi sertifikat yang sama. Hal ini kami lakukan untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan kami atas layanan di atas kapal-kapal PELNI,” tutur Opik.

Tentang PELNI

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 26 Kapal Penumpang yang melayani 1.058 ruas dan menyinggahi 71 pelabuhan.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 42 trayek Kapal Perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, di mana Kapal Perintis menyinggahi 273 pelabuhan dengan total 3.495 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 11 trayek Tol Laut serta 1 trayek khusus untuk Kapal Ternak.

(ire djafar)

Berita Terkait

Hormati Hari Raya Nyepi, ASDP Hentikan Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok
Direksi Pelindo Tinjau Kegiatan Operasional di Terminal Teluk Lamong
Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir
Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional
IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan
Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S
SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan
Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

Berita Terkait

Wednesday, 4 March 2026 - 10:38 WIB

Hormati Hari Raya Nyepi, ASDP Hentikan Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok

Wednesday, 4 March 2026 - 10:14 WIB

Direksi Pelindo Tinjau Kegiatan Operasional di Terminal Teluk Lamong

Tuesday, 3 March 2026 - 13:31 WIB

Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir

Tuesday, 3 March 2026 - 13:03 WIB

Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional

Tuesday, 3 March 2026 - 09:21 WIB

IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan

Berita Terbaru