KBSI Desak Perlindungan Jaminan Sosial, Dorong Efisiensi dan Standarisasi Operasional

- Pewarta

Monday, 18 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Para sopir truk peti kemas yang beroperasi di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan pentingnya jaminan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi profesi mereka. Aspirasi tersebut mengemuka dalam kegiatan Diskusi Kemerdekaan bersama Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI) Perjuangan dan operator terminal Pelabuhan Tanjung Priok, yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Basecamp KBSI Jakarta, Minggu (17/8).

Mengusung tema “Meningkatkan Sinergitas Sopir dan Pelabuhan”, acara tersebut menghadirkan empat narasumber, yakni Multazam (Bea Cukai), Natalius (KSOP Utama Tanjung Priok), Suhendra (Polres KP3 Pelabuhan Tanjung Priok), serta Ketua Umum KBSI, Nuratmo. Hadir pula perwakilan PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan IPC TPK, serta 21 komunitas sopir truk.

Natalius dari KSOP Utama Tanjung Priok menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bisa berdiskusi langsung dengan komunitas sopir yang juga bagian dari ekosistem pelabuhan. Masukan yang membangun untuk Pelabuhan Tanjung Priok tentu akan kami sampaikan kepada pimpinan,” katanya.

Hal senada disampaikan Multazam dari Bea Cukai Tanjung Priok. Menurutnya, pihaknya terus berupaya memfasilitasi sopir terkait kelancaran bongkar muat ekspor maupun impor.

“Masukan terkait kepabeanan dan peningkatan pelayanan akan kami perhatikan dan tindaklanjuti,” ujarnya.

Perhatian juga datang dari Pelindo. Fauzi, perwakilan Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, menjelaskan pihaknya sedang menyiapkan standarisasi kompetensi sopir truk yang beroperasi di kawasan pelabuhan.

“Ke depan, setiap sopir akan memiliki ID yang terhubung dengan sistem, mencakup standar yang sesuai peraturan. Ini untuk meningkatkan keamanan, ketertiban, dan efisiensi logistik di pelabuhan,” ungkap Fauzi.

Lebih jauh, Fauzi juga menekankan pentingnya peran perusahaan trucking dalam memastikan armada yang aman dan layak jalan.

“Selain jaminan sosial bagi sopir, faktor keselamatan juga sangat penting. Masih ada perusahaan yang mengabaikan aspek safety armada. Kami sudah bersurat agar setiap perusahaan memperhatikan hal ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum KBSI, Nuratmo, menegaskan bahwa sopir pada dasarnya siap menjalankan tugas, namun masih menghadapi kendala teknis seperti lamanya proses bongkar muat hingga antrean di terminal.

“Sering kali kami harus menunggu lama di lapangan. Masalah ini masih terus terjadi dan perlu solusi bersama,” katanya.

Menurut Nuratmo, jaminan sosial adalah kebutuhan paling mendesak bagi para sopir.

“Selama ini masih banyak sopir yang belum memiliki BPJS Ketenagakerjaan maupun Kesehatan. Padahal ini sangat penting sebagai perlindungan profesi yang penuh risiko,” tegasnya.

KBSI berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara sopir, operator pelabuhan, dan instansi terkait, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan, keselamatan, serta kelancaran arus logistik di Pelabuhan Tanjung Priok. (ire djafar)

Berita Terkait

Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir
Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional
IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan
Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S
SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan
Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang
PT Multi Terminal Indonesia Pastikan, Kegiatan Pelayanan Operasional Tetap Berjalan Normal Selama Ramadhan
Satukan Tekad, PT Multi Terminal Indonesia Gelar Rapat Kerja Tahun 2026

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 13:31 WIB

Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir

Tuesday, 3 March 2026 - 13:03 WIB

Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional

Tuesday, 3 March 2026 - 09:21 WIB

IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan

Tuesday, 3 March 2026 - 08:31 WIB

Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S

Tuesday, 3 March 2026 - 08:13 WIB

SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan

Berita Terbaru