Kedatangan Kapal Baru, JICT Percepat Waktu Port Stay Demi Efisiensi

- Pewarta

Friday, 7 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Jakarta International Container Terminal (JICT) terus menunjukkan kinerjanya sebagai terminal peti kemas tersibuk di Indonesia. Sepanjang tahun 2024, JICT telah menangani lebih dari 2 juta TEUs ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Priok, dan tren ini diprediksi terus meningkat pada 2025.

Momentum ini diperkuat dengan kedatangan kapal baru (maiden voyage) CMA CGM Kauri, yang menandai ekspansi layanan pelayaran internasional. Kapal ini berperan penting dalam menghubungkan pelabuhan di Tiongkok Utara dan Filipina dengan Indonesia melalui JICT.

Direktur Utama JICT, Ade Hartono, menyatakan bahwa kehadiran CMA CGM Kauri mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan terminal ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merasa terhormat dan berterima kasih atas layanan baru dari CMA CGM Kauri. Semoga JICT terus dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa kami,” ujar Ade dalam seremoni penyambutan kapal di Dermaga Utara JICT, Tanjung Priok, Kamis (6/2).

Sebagai bentuk peningkatan layanan, JICT juga berkomitmen mempersingkat waktu sandar kapal (port stay) dengan menghadirkan berbagai peralatan modern.

“Kami akan menambah crane baru dengan spesifikasi super post panamax, lima unit e-RTGC (alat bongkar muat lapangan), serta armada truk baru. Ini adalah bagian dari komitmen JICT dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan andal,” kata Ade.

Komitmen ini juga sejalan dengan program Pelindo dalam membangun ekosistem maritim nasional yang terintegrasi dan berstandar internasional.

Sementara itu, Kapten CMA CGM Kauri, Sviatoslav Getta, mengapresiasi efisiensi dan keamanan yang diberikan JICT.

“Kami terkesan dengan tingkat keamanan dan produktivitas pelabuhan di JICT. Semoga peningkatan layanan ini dapat berkontribusi positif bagi CMA CGM dan kapal-kapal yang bersandar di sini,” ungkapnya.

Seremoni kedatangan CMA CGM Kauri turut dihadiri oleh Presiden Direktur CMA CGM Indonesia Michel Azrak, Direktur Utama Subholding Pelindo Terminal Petikemas M. Adji, Chief Officer CMA CGM Kauri Oleksandr Kornov, serta perwakilan dari Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok.

Langkah strategis ini menegaskan posisi JICT sebagai terminal peti kemas utama di Indonesia, yang terus berinovasi dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional maupun global. (ire djafar)

Berita Terkait

ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan
Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia
TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award
IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global
Ketua WIMA INA: Awak Kapal Perempuan Bukan Simbol, Tapi Perubahan Nyata
Dirjen Hubla Buka Seminar Nasional Kepelabuhanan Abupi: Perkuat Sinergi, Dorong Transformasi Pelabuhan Nasional
MNP Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur

Berita Terkait

Sunday, 26 April 2026 - 09:54 WIB

ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan

Sunday, 26 April 2026 - 06:24 WIB

Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia

Thursday, 23 April 2026 - 15:17 WIB

TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award

Thursday, 23 April 2026 - 09:38 WIB

IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

Wednesday, 22 April 2026 - 09:56 WIB

Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global

Berita Terbaru