Layanan Peti Kemas TPK Kupang Tetap Berjalan, Perbaikan Alat Dipacu

- Pewarta

Saturday, 10 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – TPK Kupang mengkonfirmasi adanya kepadatan di dalam area terminal peti kemas khususnya pada layanan delivery atau pengambilan peti kemas untuk dibawa keluar terminal. Hal itu disebabkan adanya kendala pada 3 unit alat rubber tyred gantry crane (RTG) yang beroperasi di area tersebut sejak tanggal 7 Januari 2026. Kendala itu memicu terjadinya antrean truk dari luar TPK Kupang yang akan melakukan kegiatan delivery.

“Terdapat 5 unit alat pada area tersebut, 3 unit diantaranya mengalami kendala sehingga tidak dapat digunakan secara optimal. Dua unit yang lain masih dapat beroperasi dengan baik,” kata Terminal Head TPK Kupang Andhik Kristianto, Sabtu (10/01).

Untuk mengatasi permasalahan yang ada, TPK Kupang telah melakukan penambahan 2 unit alat jenis reach stacker (RS) untuk mendukung kegiatan proses delivery. Percepatan perbaikan juga dilakukan dengan menambah jumlah mekanik yang diterbangkan langsung dari Surabaya dan Balikpapan. TPK Kupang memastikan kegiatan delivery dan aktivitas operasional lainnya tetap berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tambahan 2 orang mekanik sudah tiba di TPK Kupang, mereka juga membawa suku cadang (sparepart) untuk mengatasi kendala yang ada,” lanjutnya.

Faktor lain yang mempengaruhi kepadatan di TPK Kupang adalah tingginya permintaan delivery pasca libur Natal dan tahun baru. Sejumlah pergudangan, aktivitas perkantoran, dan distribusi barang di Kupang mulai aktif sejak tanggal 6 Januari 2026. Meski demikian, TPK Kupang tetap berkomitmen untuk memberikan layanan semaksimal mungkin dan memastikan peralatan yang mengalami kendala dapat segera beroperasi. TPK Kupang juga tengah menyiapkan skema kompensasi atas dampak adanya kendala di terminal peti kemas.

“Waktu pemulihan kurang lebih 1 minggu, alat akan siap beroperasi secara bertahap, dan komitmen Pelindo Terminal Petikemas Kupang untuk perawatan dan pemeliharaan alat,” tutup Andhik

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur bersama sejumlah pemangku kepentingan melakukan inspeksi ke TPK Kupang, Sabtu (10/01) pagi. Gubernur NTT Melky Laka Lena menekankan kendala yang terjadi agar tidak menimbulkan inflasi di wilayahnya. Untuk itu Melky meminta kepada para pemangku kepentingan dan pengusaha untuk tidak memanfaatkan situasi yang ada untuk menaikkan harga barang di NTT.

“Pelindo, pelayaran, pengusaha, dan pihak-pihak lain saya minta untuk tidak menaikkan tarif atau tambahan biaya apapun untuk menjaga stabilitas harga barang,” tegasnya.

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) NTT David Ongko Saputra, menyampaikan harapan adanya penambahan alat baru untuk TPK Kupang. Atas harapan tersebut Gubernur NTT menyebut akan membantu berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI dan Danantara.

“Arus barang terus meningkat, harapan kami ada penambahan peralatan untuk mendukung kegiatan peti kemas,” tutup David. (ire djafar)

Berita Terkait

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional
Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh
Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean
Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok
Terminal Peti Kemas Bitung Tumbuh Solid di 2025, Kinerja Lampaui Target dan Optimistis Hadapi 2026
Persekutuan Oikumene Pelindo Group Area Makassar Rayakan Natal 2025
Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 03:50 WIB

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional

Thursday, 15 January 2026 - 13:57 WIB

Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh

Thursday, 15 January 2026 - 11:43 WIB

Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean

Thursday, 15 January 2026 - 10:20 WIB

Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah

Thursday, 15 January 2026 - 04:36 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok

Berita Terbaru