Libur Imlek Dongkrak Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali

- Pewarta

Monday, 16 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Libur panjang Imlek 2026 kembali menggerakkan mobilitas masyarakat antarwilayah. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat peningkatan produksi layanan penyeberangan seiring tingginya minat masyarakat memanfaatkan momentum libur panjang untuk bepergian, khususnya pada lintasan utama Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa peningkatan trafik ini mencerminkan semakin aktifnya pergerakan masyarakat selama periode libur.

“Kenaikan ini bukan sekadar angka statistik, tetapi gambaran nyata meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat. Karena itu, ASDP memastikan kesiapan operasional berjalan optimal agar potensi kepadatan di pelabuhan dapat diminimalkan,” ujar Heru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data kumulatif Sabtu (14/02) menunjukkan arus penyeberangan dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak mengalami lonjakan signifikan. Total penumpang mencapai 39.593 orang atau naik 36,2 persen dibandingkan Jumat (13/02), dengan volume kendaraan mencapai 10.750 unit atau meningkat 33,9 persen.

Sebaliknya, pergerakan dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni relatif stabil. Jumlah penumpang tercatat 28.611 orang atau turun tipis 1,1 persen, sementara kendaraan mencapai 7.561 unit atau turun 1,8 persen dibandingkan hari sebelumnya. Pola ini menunjukkan arus masyarakat lebih dominan menuju Sumatera pada awal periode libur panjang.

Dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk tercatat 21.069 penumpang atau naik 6,8 persen, dengan jumlah kendaraan mencapai 6.361 unit atau meningkat 6,4 persen. Sementara itu, pergerakan dari Jawa menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang mencatat 20.638 penumpang atau tumbuh 18,3 persen, dengan 5.518 kendaraan atau naik 4 persen. Kenaikan dua arah ini menunjukkan meningkatnya aktivitas perjalanan di kawasan Jawa–Bali.

Waspada Cuaca Ekstrem

Cuaca memang tak dapat dikendalikan, namun kesiapsiagaan selalu bisa diperkuat. Menyikapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung, ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan, khususnya di lintas utama Sumatera–Jawa–Bali, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyatakan, “Kami terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan serta seluruh pemangku kepentingan. Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi fokus utama sehingga operasional disesuaikan dengan kondisi cuaca tanpa mengorbankan aspek keamanan layanan.”

Berdasarkan prakiraan BMKG periode 15–18 Februari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada puncak musim hujan yang dipengaruhi penguatan Monsun Asia serta dinamika atmosfer di wilayah selatan Indonesia. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan intensitas hujan, kecepatan angin, dan tinggi gelombang di sejumlah perairan strategis jalur penyeberangan.

BMKG memprakirakan kecepatan angin di perairan Selat Sunda, Laut Jawa, hingga Selat Bali berkisar 8–20 knot, dengan hembusan angin sesekali mencapai 20–25 knot. Sementara itu, tinggi gelombang signifikan berada pada kisaran 0,5 hingga 2,0 meter dan dapat meningkat secara fluktuatif mengikuti perkembangan cuaca harian. Windy menambahkan bahwa kondisi ini menjadi pengingat penting bahwa faktor alam memiliki peran signifikan dalam operasional penyeberangan, sehingga kesiapan operator dan perencanaan perjalanan masyarakat menjadi kunci terciptanya perjalanan yang aman.

ASDP juga memberikan fleksibilitas perjalanan melalui kebijakan refund sebesar 25 persen serta layanan reschedule dengan biaya 10 persen, sehingga pengguna jasa dapat menyesuaikan rencana perjalanan sesuai kondisi cuaca. Dengan kesiapan operasional dan layanan yang terus diperkuat, ASDP berkomitmen memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan andal hingga tiba di tujuan. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Lonjakan Logistik Ketapang Diurai, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali
TTL Perkuat SDM Melalui Pelatihan CTO untuk Dukung Transformasi Operasional
27 Tahun JICT, Dorong Transformasi Hijau dan Perkuat Peran di Jalur Perdagangan Global
Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026
Pengaturan Gate Pass Dilakukan Terkoordinasi dan Terukur, Jaga Arus Barang di Tanjung Priok Tetap Lancar
Gempa Guncang Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali
Lonjakan Truk Logistik Padati Pelabuhan Ketapang, Kolaborasi ASDP dan Stakeholder menjadi Kunci
Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

Berita Terkait

Friday, 3 April 2026 - 12:07 WIB

Lonjakan Logistik Ketapang Diurai, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali

Friday, 3 April 2026 - 09:17 WIB

TTL Perkuat SDM Melalui Pelatihan CTO untuk Dukung Transformasi Operasional

Friday, 3 April 2026 - 02:42 WIB

27 Tahun JICT, Dorong Transformasi Hijau dan Perkuat Peran di Jalur Perdagangan Global

Thursday, 2 April 2026 - 15:41 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

Thursday, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Pengaturan Gate Pass Dilakukan Terkoordinasi dan Terukur, Jaga Arus Barang di Tanjung Priok Tetap Lancar

Berita Terbaru