Menembus Batas Nusantara: Supiori Perkuat Akses Laut Strategis untuk Pulau-Pulau Terluar

- Pewarta

Sunday, 15 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UPP Korido bersama Pemerintah Kabupaten Supiori wujudkan Program Pengembangan Layanan Angkutan Laut Kapal Penumpang PSO pada daerah terluar dan terdepan di Kawasan Timur Indonesia dan Kawasan Pasifik.

UPP Korido bersama Pemerintah Kabupaten Supiori wujudkan Program Pengembangan Layanan Angkutan Laut Kapal Penumpang PSO pada daerah terluar dan terdepan di Kawasan Timur Indonesia dan Kawasan Pasifik.

Maritim Indonesia – Kolaborasi pengembangan daerah berbasis wilayah dan pulau-pulau terluar dalam Program Strategis Nasional Transportasi Laut bersama Pemerintah Pusat dan Daerah terus dilakukan dan digelorakan Bupati Supiori, Heronimus Mansoben dan Wakil Bupati Supiori, Sahrul Hasanudin Nunsi, dalam Rapat Koordinasi Teknis saat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Supiori beberapa waktu lalu.

Pada Rapat Koordinasi Teknis tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua II, Yustinus Rejauw; Wakil Ketua III, Stevanus Sarakan; Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido, Willem Thobias Fofid; Ketua DPRK Supiori, Dolfinus Mansoben; para Wakil Ketua dan unsur pimpinan DPRK.

Termasuk Forkopimda Supiori diantaranya Kapolres Supiori, Dandim Biak Numfor, Pengadilan Negeri Biak Numfor dan perwakilan masyarakat adat dan tokoh agama, yang semakin menambah dan memperkuat sinergitas dalam mewujudkan sistem transportasi lancar, aman dan nyaman di perairan Kepulauan Utara Papua khususnya di Supiori yang menjadi bagian pulau-pulau terluar/terdepan dalam lintasan pelayaran yang berbatasan langsung dengan perairan internasional di kawasan Pasifik sesuai amanah dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Mansoben mengungkapkan, akan dilakukan peningkatan layanan transportasi laut dengan menambah program layanan angkutan kapal penumpang melalui kapal putih yang sering disebut masyarakat setempat atau layanan Public Service Obligation (PSO), selain dari layanan angkutan laut perintis yang selama ini telah berjalan dan dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Adapun angkutan perintis tersebut melayani Korido, Numfor, Yanggarbun, Miosbefondi, Mapia bahkan sampai ke Biak, Manokwari Waropen dan beberapa daerah lainnya dan juga layanan angkutan Tol Laut.

Mansoben menambahkan, denganp adanya sinergi, kolaborasi dan efektivitas kerja guna mewujudkan Program Strategis Nasional semakin menguatkan Pelabuhan Korido sebagai simpul layanan transportasi laut bagi masyarakat di utara Papua dengan daerah lainnya.

“Kami berharap dapat menghadirkan layanan kapal penumpang berukuran besar (PSO) seperti KM. Dobonsolo, KM. Ciremai atau kapal penumpang besar lainnya yang masuk bersandar dan melayani masyarakat Supiori melalui Pelabuhan Korido,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor UPP Korido Willem Thobias Fofid pada Rapat Koordinasi Teknis menyampaikan program kerja membahas layanan kapal penumpang Public Service Obligation (PSO) untuk kapal penumpang berukuran dan kapasitas besar yang merupakan penguatan pada layanan angkutan laut kapal perintis yang selama ini melayani masyarakat di daerah terdepan dan terluar seperti di Pulau Miosbipondi, Pulau Rani, Pulau Numfor, Pulau Insumbabi dan Pulau Mapia,

“Hal ini merupakan wujud implementasi penerapan Sistem Transportasi Nasional (SISTRANAS) yang berjalan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, sehingga diharapkan konektivitas pada pulau-pulau tersebut dapat berlanjut melalui Pelabuhan Korido ke wilayah-wilayah di Kabupaten/Kota lainnya seperti di Sorong, Serui, Fak-Fak, Manokwari, Jayapura bahkan provinsi lainnya seperti di Merauke, Ambon, Ternate, Bau-Bau, Bitung, Makassar, Surabaya dan Tanjung Priok Jakarta,” ujar Willem.

“Ini sekaligus juga dapat mensinergikan dan menyelaraskan distribusi logistik dan rantai pasok sebagai wujud ketahanan pangan di Papua dalam Sistem Logistik Nasional (SISLOGNAS) pada Program Strategis Nasional melalui Kementerian Perhubungan,” pungkas Willem. (ire djafar)

Berita Terkait

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional
Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh
Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean
Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok
Terminal Peti Kemas Bitung Tumbuh Solid di 2025, Kinerja Lampaui Target dan Optimistis Hadapi 2026
Persekutuan Oikumene Pelindo Group Area Makassar Rayakan Natal 2025
Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 03:50 WIB

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional

Thursday, 15 January 2026 - 13:57 WIB

Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh

Thursday, 15 January 2026 - 11:43 WIB

Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean

Thursday, 15 January 2026 - 10:20 WIB

Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah

Thursday, 15 January 2026 - 04:36 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok

Berita Terbaru