Pacu Ekonomi Daerah dan Ciptakan Lapangan Kerja, ASDP Kembangkan Waterfront Marina Labuan Bajo dan BHC

- Pewarta

Tuesday, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mempertegas perannya bukan hanya sebagai operator penyeberangan, tetapi juga katalis pembangunan daerah dan penggerak ekonomi baru. Melalui transformasi kawasan pelabuhan menjadi destinasi wisata terpadu berbasis _waterfront_, ASDP menghadirkan wajah baru pariwisata Indonesia yang modern, inklusif, serta membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menegaskan bahwa strategi pengembangan kawasan marina _waterfront_ menjadi langkah strategis untuk memaksimalkan nilai tambah aset perusahaan. “Pelabuhan kini bukan sekadar gerbang logistik, tetapi juga pintu pengalaman pertama wisatawan. Kami ingin kawasan _waterfront_ menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus kebanggaan masyarakat daerah,” ujarnya.

Salah satu ikon transformasi ini adalah Bakauheni Harbour City (BHC) di Lampung Selatan, yang dikembangkan di atas lahan 160 hektare. Tak lagi hanya dikenal sebagai simpul transportasi saat arus mudik, BHC kini bertransformasi menjadi destinasi wisata maritim modern. Fasilitas publik terus berkembang, mulai dari Siger Market sebagai etalase UMKM lokal, galeri seni, hingga amphitheater berkapasitas 10.000 orang yang siap menggelar konser maupun acara berskala nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, ASDP melalui anak usaha PT Indonesia Ferry Properti (IFPRO) juga mengembangkan Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur. Terintegrasi dengan Hotel Meruorah Komodo, Plaza Marina, dan Landmark Phinisi, kawasan ini telah menjadi ikon baru pariwisata super prioritas, sekaligus tuan rumah berbagai ajang internasional bergengsi seperti KTT ASEAN, AMMTC 2023, hingga rangkaian G20 Side Events.

Direktur Utama IFPRO, Ferry Snyders, menuturkan bahwa pengembangan kawasan Labuan Bajo terus diperluas.

“Ke depan, IFPRO akan membangun Hotel Midtier, Commercial Extension, Social Club, dan Dermaga Marina berkapasitas 136 berth. Semua pengembangan ini kami rancang untuk menghadirkan kawasan terpadu kelas dunia, sejalan dengan visi pemerintah menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas,” jelasnya.

Tak hanya membangun infrastruktur, ASDP juga menempatkan pemberdayaan masyarakat lokal sebagai fokus utama. UMKM diberi ruang strategis di Plaza Marina untuk memasarkan produk unggulan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain itu, IFPRO menggandeng Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam mengelola Kawasan Kuliner Kampung Ujung, destinasi favorit bagi wisata kuliner sekaligus penggerak roda ekonomi lokal.

Hadirnya BHC dan Marina Labuan Bajo telah memberikan multiplier effect nyata bagi masyarakat. Ribuan lapangan kerja baru tercipta di sektor jasa, perdagangan, perhotelan, dan ekonomi kreatif, sementara UMKM mendapatkan panggung yang lebih luas untuk memperkenalkan produk khas daerah.

Sektor pariwisata sendiri kian menjelma sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat, pada 2024 pergerakan wisatawan nusantara mencapai lebih dari 770 juta perjalanan, dengan kontribusi signifikan terhadap PDB. Kehadiran kawasan waterfront ASDP diharapkan mampu menangkap peluang ini sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di berbagai daerah.

“Dengan pengembangan waterfront, ASDP ingin memastikan bahwa setiap pelabuhan menjadi motor penggerak ekonomi daerah—melalui pariwisata, lapangan kerja, maupun pemberdayaan UMKM. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami membangun Indonesia dari pinggiran, melalui laut yang menghubungkan,” ujar Shelvy menandaskan. (jagad)

— idj / idj —

 

Berita Terkait

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga
Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT
Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer
Pelindo dan BNN Perkuat Edukasi Antinarkoba bagi Pelajar

Berita Terkait

Monday, 31 August 2026 - 20:41 WIB

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Monday, 31 August 2026 - 20:22 WIB

Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Monday, 31 August 2026 - 14:21 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

Saturday, 29 August 2026 - 18:10 WIB

Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Berita Terbaru