Pelabuhan Loktuan Bersiap Jadi Pintu Gerbang Laut ke Mamuju dan Surabaya

- Pewarta

Thursday, 19 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Loktuan, Bontang

Pelabuhan Loktuan, Bontang

Maritim Indonesia – Angin segar berhembus dari Pelabuhan Loktuan, Bontang. Kementerian Perhubungan RI resmi meninjau pelabuhan tersebut sebagai langkah awal untuk membuka rute pelayaran baru menuju Mamuju, Sulawesi Barat dan Surabaya, Jawa Timur.
Lawatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bidang Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, Handjar Dwi, yang hadir mewakili Kementerian.

Dalam kunjungan strategis tersebut, Handjar turut didampingi oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, jajaran manajemen PT Laut Bontang Bersinar (LBB), serta Dinas Perhubungan Bontang.

“Langkah ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ini adalah gerak nyata untuk mendorong konektivitas laut yang lebih kuat dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Bontang,” ujar Handjar Dwi dalam keterangan tertulis, Kamis (19/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, agenda kunjungan ini adalah melihat lokasi ideal dan kesiapan Pelabuhan Loktuan untuk menambah rute baru. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Kota Bontang.

Lebih jauh dikatakan, saat ini Pemkot Bontang sedang menyusun Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan terkait pengoperasian rute baru dari Pelabuhan Loktuan.

“Nanti kami lihat bagaimana hasil FS-nya, setelah itu kesiapan dermaga dari sisi sarana infrastruktur. Kemudian akan ada penunjukkan operator kapal,” jelas Handjar.

“Rute baru ini rencananya akan dilayani dengan kapal jenis Roll-on/Roll-off (RoRo) yang dikenal fleksibel dan efisien dalam mengangkut penumpang sekaligus kendaraan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menaruh harapan besar pada realisasi rute ini. Ia menyampaikan bahwa rute Mamuju dan Surabaya akan menjadi tulang punggung baru transportasi laut dari Bontang.

“Kami mohon doanya agar rute ini bisa diwujudkan segera. Ini FS target rampung satu bulan. Dikerjakan oleh konsultan,” ujarnya.

Agus juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat beberapa alternatif lokasi dermaga, namun lokasi paling ideal ialah dermaga lama yang terletak persis di samping Masjid Terapung Darul Irsyad Al-Muhajirin.

“Setelah FS ini rampung, kami akan lanjut ke persiapan pembangunan dermaga. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal membuka akses dan peluang baru bagi masyarakat,” imbuh Agus Haris.

“Langkah Pemkot Bontang ini menjadi sinyal kuat bahwa Bontang tak sekadar menjadi titik di peta, tapi pusat gerak ekonomi baru yang siap bersaing di jalur laut Nusantara,” pungkasnya. (jagad)

— idj / idj —

Berita Terkait

IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan
Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S
SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan
Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang
PT Multi Terminal Indonesia Pastikan, Kegiatan Pelayanan Operasional Tetap Berjalan Normal Selama Ramadhan
Satukan Tekad, PT Multi Terminal Indonesia Gelar Rapat Kerja Tahun 2026
Pelindo Petikemas Dukung Koperasi Merah Putih Ekspor 50 Ton Arang Tempurung Kelapa ke China
Mudik Gratis Lebaran 2026, Pelindo Siapkan 7.000 Kursi bagi Masyarakat

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 09:21 WIB

IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan

Tuesday, 3 March 2026 - 08:31 WIB

Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S

Tuesday, 3 March 2026 - 08:13 WIB

SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan

Tuesday, 3 March 2026 - 07:56 WIB

Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

Tuesday, 3 March 2026 - 07:48 WIB

PT Multi Terminal Indonesia Pastikan, Kegiatan Pelayanan Operasional Tetap Berjalan Normal Selama Ramadhan

Berita Terbaru