Maritim Indonesia – Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 dengan mengusung tema “Pelabuhan Tangguh, Ekonomi Tumbuh”. Tema ini menegaskan komitmen ABUPI dalam memperkuat peran pelabuhan sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Selama sebelas tahun perjalanan organisasi, ABUPI konsisten menjadi wadah bagi perusahaan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), termasuk Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri Terbuka (Tersus). Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, ABUPI tidak hanya memperkuat pemahaman regulasi di kalangan anggota, tetapi juga memperluas jejaring kerja sama nasional dan internasional, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mendorong transformasi digital dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Sebagai bagian integral dari ekosistem maritim nasional, ABUPI turut berperan aktif dalam mendorong tata kelola kepelabuhanan yang profesional, transparan, dan berdaya saing. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem logistik Indonesia agar lebih efisien dan kompetitif di tingkat regional maupun global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada momentum HUT ke-11 ini, ABUPI kembali menegaskan dukungan terhadap berbagai program pemerintah, khususnya implementasi konsesi BUP dan skema kerja sama lainnya yang bertujuan menciptakan kepastian berusaha, meningkatkan investasi, serta mengoptimalkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung perjalanan organisasi, termasuk Kementerian Perhubungan, asosiasi pengguna jasa pelabuhan, asosiasi komoditas, mitra strategis, serta media.
“Memasuki usia ke-11, ABUPI tidak hanya memperkuat konsolidasi internal, tetapi juga menegaskan arah transformasi pelabuhan Indonesia menuju sistem yang lebih cepat, transparan, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kami percaya, pelabuhan yang tangguh adalah fondasi utama Indonesia sebagai poros maritim dunia dan kekuatan logistik regional,” ujar Liana Trisnawati di Jakarta, Senin (
ABUPI juga mengajak seluruh pemangku kepentingan sektor maritim untuk memperkuat sinergi dan mendukung program hilirisasi pemerintah secara berkelanjutan, guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan mencapai target pertumbuhan hingga 8 persen. (ire djafar)







