Pelaku Usaha Sambut Positif Diskon Biaya Penumpukan Peti Kemas

- Pewarta

Saturday, 6 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Para pelaku usaha menyambut positif kebijakan pemberian diskon penumpukan peti kemas yang diberikan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) pada masa pembatasan angkutan barang menjelang Idul Fitri 1445 H / 2024. Pembatasan angkutan barang dilakukan mulai tanggal 5 April 2024 hingga 16 April 2024. Angkutan barang non kebutuhan pokok seperti beras, daging, tepung, minyak, dan lainnya dilarang melintas. Akibatnya barang non kebutuhan pokok untuk sementara tidak dapat dilakukan pengiriman dan berada di dalam pelabuhan.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Timur Sebastian Wibisono mengatakan pemberian keringanan tersebut disambut positif di tengah naiknya biaya pengiriman barang (freight cost) akibat kondisi politik maupun ekonomi dunia yang tidak menentu. Pembatasan angkutan barang berpotensi meningkatkan biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik barang karena biaya penumpukan yang bertambah.

“Kami menyambut positif pemberian diskon hingga 50% yang diberikan oleh Pelindo, dengan adanya diskon ini setidaknya kami bisa menghemat sekitar 20% dari keseluruhan biaya yang harus dikeluarkan oleh importir,” kata pria yang akrab disapa Wibisono, Jumat (5/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal senada disampaikan Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) wilayah Jawa Tengah Budiatmoko yang menilai kebijakan pemberian diskon penumpukan peti kemas sangat bernilai dan berarti bagi para importir. Dengan adanya pembatasan angkutan barang, pihaknya menghimbau kepada para anggota GINSI untuk menunda pengiriman barang dari negara asal ke Indonesia hingga masa pembatasan angkutan barang berakhir agar tidak menumpuk di pelabuhan.

“Jika sudah terlanjur tiba di pelabuhan, kami mengajukan keringanan kepada Pelindo agar mendapat diskon penumpukan peti kemas. Harapan kami ke depan tidak hanya diskon melainkan sekaligus penghapusan tarif progresif selama masa pembatasan angkutan barang,” ungkap Budiatmoko.

Kebijakan pemberian diskon biaya penumpukan peti kemas diambil oleh Pelindo dalam menekan biaya logistik selama masa pembatasan angkutan barang. Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra mengatakan perseroan memberikan keringanan biaya berupa diskon hingga 50% atas tagihan jasa penumpukan barang dan peti kemas selama masa pembatasan angkutan barang arus mudik dan balik lebaran tahun 2024. Pemberian diskon berlaku bagi pelayanan bongkar antar pulau dan pelayanan peti kemas impor.

Pemberian diskon juga berlaku untuk penumpukan petikemas pada area Container Yard (CY) perpanjangan (extended) dan CY lini 2 yang beroperasi dalam satu kawasan terminal serta Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) yang tidak dapat keluar dari terminal (delivery) karena adanya pembatasan angkutan barang.

“Para pelaku usaha dapat mengajukan ke masing-masing terminal peti kemas yang kami kelola untuk mendapatkan keringanan biaya tersebut, tim kami siap membantu proses pengajuan keringanan biaya para pelanggan setia kami,” ungkap Widyaswendra.

Lebih lanjut, Widyaswendra menegaskan bahwa pelayanan terminal peti kemas tetap beroperasi normal sepanjang libur dan cuti bersama Idul Fitri 1445 H /2024. Pelayanan bongkar muat peti kemas dari kapal ke lapangan penumpukan maupun sebaliknya tetap dapat dilakukan sesuai jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal yang telah diterima oleh masing-masing terminal.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kelancaran arus logistik di pelabuhan yang menjadi tanggung jawab kami dengan harapan agar distribusi logistik tetap berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Pelindo Marine Sukses Relokasi “Lumbung Energi” di Pelabuhan Benoa, Dukung Pengembangan Bali Maritime Tourism Hub
Danpushidrosal Sematkan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi ke Sejumlah Pejabat TNI, Kementerian, dan Lembaga Negara
TPK Koja Perkuat Tata Kelola Perusahaan melalui Perpanjangan Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara
TPK Koja Raih Dua Penghargaan Gold pada TJSL & CSR Award 2026
Town Hall Meeting 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Sinergi Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
Pelabuhan Patimban Layani Kapal Peti Kemas Besar Kelas Panamax untuk Pertama Kalinya
Perkuat Ekosistem Logistik, Pelindo Regional 2 Banten dan APBMI Banten Sepakati Kerja Sama Bongkar Muat di Pelabuhan Ciwandan
Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan bagi Perekonomian Daerah

Berita Terkait

Wednesday, 12 August 2026 - 22:05 WIB

Pelindo Marine Sukses Relokasi “Lumbung Energi” di Pelabuhan Benoa, Dukung Pengembangan Bali Maritime Tourism Hub

Wednesday, 12 August 2026 - 18:56 WIB

Danpushidrosal Sematkan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi ke Sejumlah Pejabat TNI, Kementerian, dan Lembaga Negara

Friday, 7 August 2026 - 14:20 WIB

TPK Koja Perkuat Tata Kelola Perusahaan melalui Perpanjangan Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

Friday, 7 August 2026 - 14:10 WIB

TPK Koja Raih Dua Penghargaan Gold pada TJSL & CSR Award 2026

Wednesday, 5 August 2026 - 06:14 WIB

Town Hall Meeting 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Sinergi Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

Berita Terbaru