Pelindo Marine Sukses Relokasi “Lumbung Energi” di Pelabuhan Benoa, Dukung Pengembangan Bali Maritime Tourism Hub

- Pewarta

Wednesday, 12 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine), anak usaha PT Pelindo Jasa Maritim yang bergerak di bidang layanan pemanduan, penundaan, dan jasa kelautan, berhasil melaksanakan pemindahan Floating Regasification Unit (FRU) dan Floating Storage Regasification Unit (FSRU) dari area Bali Cruise Ship Terminal (BCST) Benoa menuju Area Pengembangan 2 (AP2), pada Senin, 10 Agustus 2026.

Relokasi kedua fasilitas energi terapung tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) sekaligus memastikan keandalan pasokan energi bagi masyarakat Bali tetap terjaga.

Sub Regional Head Sub Regional Bali Nusra Regional 3 Pelindo, Fariz Hariyoso, menjelaskan bahwa pemindahan FRU dan FSRU merupakan bagian dari upaya penataan kawasan BMTH sebagai destinasi wisata maritim kelas dunia yang terintegrasi dengan kebutuhan infrastruktur energi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Relokasi kedua fasilitas terapung ini dilakukan untuk mendukung pengembangan Bali Maritime Tourism Hub tanpa mengganggu keandalan pasokan listrik di Bali. Pengembangan sektor pariwisata dan sektor energi harus berjalan berdampingan sehingga mampu memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Fariz.

Direktur Komersial, Operasi dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra, mengatakan keberhasilan relokasi FRU dan FSRU didukung oleh sinergi seluruh pihak serta armada kapal tunda KT Jayanegara 303, KT Bima 324, dan KT Bima 315.

“Pelindo Marine berkomitmen menghadirkan layanan maritim yang andal dan berkualitas untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional,” ujar Elvin.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo Energi Logistik (PEL), Jeffry Y. Priastono, menjelaskan bahwa FRU Lumbung Dewata merupakan infrastruktur strategis yang berperan penting dalam menjaga pasokan energi di Bali. Fasilitas ini memiliki kapasitasregasifikasi 41 MMSCFD (Million Metric Standard Cubic Feet per Day), serta menyuplai gas bagi pembangkit listrik PLN di Bali.

“FRU Lumbung Dewata merupakan bagian penting dari rantai pasok energi Bali. Relokasi ini memastikan fasilitas tetap beroperasi optimal sekaligus mendukung pengembangan kawasan Benoa sebagai pusat pariwisata maritim modern,” ujar Jeffry.

Relokasi FRU dan FSRU ini menunjukkan bahwa pengembangan kawasan pariwisata modern dapat berjalan selaras dengan kebutuhan energi yang menjadi tulang punggung aktivitas masyarakat dan industri pariwisata di Pulau Dewata. Sinergi Pelindo Marine, PT Pelindo Energi Logistik, dan PLN Group menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis, transisi energi hijau, serta pengembangan Bali sebagai destinasi maritim kelas dunia. (ire djafar)

Berita Terkait

Sistem Buatan Sqiva Indonesia Dukung Operasional Singapore Cruise Centre
PSM Percepat Transisi Energi Lewat Pelatihan Pemeliharaan Alat Bongkar Muat Elektrik
IPCC Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026, Terminal Satelit Terus Diperkuat
TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur
Pushidrosal Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta
Hari Perhubungan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik Banten
ABUPI dan BKI Perkuat Sinergi untuk Mendorong Kualitas dan Keselamatan Sektor Kepelabuhanan
ABUPI dan Bank Mandiri, Perkuat Layanan Perbankan untuk Peningkatan Pengembangan Usaha Pelabuhan

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 10:44 WIB

Sistem Buatan Sqiva Indonesia Dukung Operasional Singapore Cruise Centre

Friday, 25 September 2026 - 18:04 WIB

PSM Percepat Transisi Energi Lewat Pelatihan Pemeliharaan Alat Bongkar Muat Elektrik

Friday, 25 September 2026 - 12:15 WIB

IPCC Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026, Terminal Satelit Terus Diperkuat

Saturday, 19 September 2026 - 09:04 WIB

TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur

Friday, 18 September 2026 - 12:43 WIB

Pushidrosal Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta

Berita Terbaru