Pelindo Regional 2 Gelar Opening Meeting Audit SMAP Sertifikasi ISO 37001:2016

- Pewarta

Wednesday, 14 June 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 melaksanakan opening meeting Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) untuk mendapatkan sertifikasi terintegrasi SNI ISO 37001:2016 pasca merger yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi dari British Standards Institution (BSI) Group Indonesia.

ISO 37001 merupakan standar internasional untuk sistem manajemen anti penyuapan. Standar ini memberikan panduan dan persyaratan organisasi dalam membangun, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan sistem manajemen anti suap yang efektif dan terintegrasi.

Seperti diketahui, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) merupakan hasil dari penggabungan empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia I, Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia III, dan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia IV, melebur kedalam Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia II yang menjadi surviving entity Pelabuhan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2021 Tentang Penggabungan PT Pelindo I, III, dan IV (Persero) ke Dalam PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Audit SMAP terintegrasi ini pertama kali dilakukan oleh Pelindo Regional 2 pasca merger untuk mendapatkan sertifikasi ISO 37001:2016 terintegrasi,” ujar Guswita Dewi, Department Head Hukum dan Hubungan Masyarakat Pelindo Regional 2.

Lebih lanjut, Guswita Dewi, yang juga merupakan anggota tim Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP), mengemukakan bahwa audit SMAP di Regional 2 dijadwalkan selama tiga hari kedepan, terhitung mulai hari ini (14/6)  sampai dengan jumat (16/6) nanti.

“Ruang lingkup dalam audit SMAP mencakup pelayanan pengelolaan pelabuhan meliputi bagian komersial, bagian operasi, bagian teknik, bagian pelayanan SDM & Umum, bagian anggaran, akuntansi & pelaporan, serta bagian pengelolaan keuangan & perpajakan,”  tambah Guswita.

Lebih jauh dijelaskan, Pelindo juga menyediakan aplikasi/sistem Whistleblowing system (WBS) atau yang disebut Pelindo Bersih untuk melaporkan tindakan curang, korupsi, dan pemerasan bagi seluruh stakeholder yang memiliki informasi dan ingin melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang dilakukan oleh insan Pelindo, cabang pelabuhan, dan grup perusahaan melalui sistem yang independen.

“Pelanggaran yang dapat dilaporkan adalah semua perbuatan yang menyimpang atau bertentangan dengan peraturan perusahaan, kode etik, melawan hukum dan segala perbuatan di luar ketentuan yang dapat mengakibatkan kerugian secara materiel maupun penurunan citra perusahaan,” jelasnya.

Kategori pelanggaran, lanjutnya, meliputi Indikasi Penipuan, Indikasi Tindakan Curang, Indikasi Penggelapan, Indikasi Benturan kepentingan, Indikasi Penyuapan, Indikasi Pelanggaran Kebijakan dan Peraturan Perusahaan, Indikasi Pencurian, Indikasi Korupsi, dan Indikasi Pemerasan.

“Melalui sistem ini, Pelindo dapat menjadi perseroan yang lebih baik dan mempunyai daya saing baik di tingkat nasional dan internasional. Bagi insan Pelindo atau stakeholder yang melaporkan akan diberikan perlindungan, baik dalam hal kerahasiaan identitas maupun dari kemungkinan tindakan balasan oleh si terlapor,” pungkas Guswita Dewi.

(ire djafar)

 

 

Berita Terkait

Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir
Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional
IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan
Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S
SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan
Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang
PT Multi Terminal Indonesia Pastikan, Kegiatan Pelayanan Operasional Tetap Berjalan Normal Selama Ramadhan
Satukan Tekad, PT Multi Terminal Indonesia Gelar Rapat Kerja Tahun 2026

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 13:31 WIB

Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir

Tuesday, 3 March 2026 - 13:03 WIB

Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional

Tuesday, 3 March 2026 - 09:21 WIB

IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan

Tuesday, 3 March 2026 - 08:31 WIB

Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S

Tuesday, 3 March 2026 - 08:13 WIB

SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan

Berita Terbaru