PELNI dan Jamdatun Perkuat Sinergi, Tingkatkan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

- Pewarta

Wednesday, 12 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim indonesia – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) resmi memperpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Republik Indonesia di Jakarta pada Selasa (11/8). Kegiatan PKS ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pendampingan hukum, tata kelola, dan mitigasi risiko dalam menjalankan kegiatan serta aksi korporasi perusahaan

Penandatanganan perpanjangan PKS dilakukan oleh Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya bersama Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Republik Indonesia Prof. Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur SDM dan Umum PELNI Heri Purnomo, Direktur Armada dan Teknik PELNI Kokok Susanto, serta jajaran pejabat di lingkungan Jamdatun Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Direktur Utama PELNI, Budi Setyawan Wijaya mengatakan bahwa perpanjangan PKS dengan Jamdatun menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kegiatan dan keputusan korporasi dilaksanakan dengan memperhatikan aspek hukum dan tata kelola sejak tahap awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perpanjangan PKS ini merupakan bentuk komitmen PELNI untuk terus memperkuat tata kelola dan memastikan setiap kegiatan korporasi memiliki landasan hukum yang kuat. Pendampingan Jamdatun diharapkan dapat dilakukan sejak tahap perencanaan sehingga potensi risiko hukum dapat diidentifikasi dan dimitigasi sejak awal,” ujar Budi.

Adapun dalam kerja sama sebelumnya, sinergi PELNI dan Jamdatun antara lain menghasilkan pendampingan dalam penyelesaian perkara kepemilikan tanah PELNI di Kendari, serta pendampingan hukum terhadap sejumlah kegiatan korporasi, termasuk penggunaan Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun Anggaran 2024 dan 2025 serta proses perikatan terkait pengembangan dan desain kapal penumpang.

“Sinergi ini penting untuk mendukung PELNI menjalankan aksi korporasi secara profesional, prudent, dan sesuai prinsip Good Corporate Governance,” tambah Budi.

Melalui perpanjangan kerja sama ini, PELNI dan Jamdatun mendorong penguatan fungsi Jaksa Pengacara Negara (JPN) sebagai strategic legal partner yang dapat dilibatkan sejak tahap awal untuk memberikan pertimbangan hukum, mengidentifikasi potensi permasalahan, serta membantu memitigasi risiko dan memperkuat kualitas pengambilan keputusan korporasi.

PELNI berharap perpanjangan PKS dengan Jamdatun dapat semakin memperkuat perlindungan terhadap kepentingan perusahaan dan negara, sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan usaha dan aksi korporasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (ire djafar)

 

Berita Terkait

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Thursday, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB

Thursday, 3 September 2026 - 04:55 WIB

Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere

Berita Terbaru