PELNI Terima Tujuh Sertifikat ISO Terintegrasi, Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional

- Pewarta

Friday, 5 June 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menerima tujuh sertifikat ISO terintegrasi dari PT TÜV NORD Indonesia dalam seremoni penyerahan sertifikat yang berlangsung di Kantor Pusat PELNI, Jakarta pada Kamis (4/6) kemarin.

Sertifikat ISO tersebut diserahkan secara langsung oleh Direktur PT TÜV NORD Indonesia Gde Bayu Wicaksana kepada Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati, yang didampingi oleh Ketua Tim Counterpart Implementasi Sistem Manajemen Terintegrasi PELNI Fathurrahman Ramadhani.

Tujuh sertifikasi yang diterima PELNI meliputi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 45001:2018 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan, ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan, ISO 55001:2024 Sistem Manajemen Aset, dan ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati menyampaikan pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam upaya perusahaan memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan penerapan standar internasional di seluruh aspek operasional perusahaan.

“Ini adalah cerminan dari budaya kerja yang terstandar, tata kelola yang akuntabel, kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan, serta komitmen terhadap integritas dan kepatuhan hukum yang telah mengakar di seluruh organisasi PELNI. Dengan diraihnya sertifikasi ini, PELNI juga menegaskan posisinya sebagai perusahaan pelayaran nasional yang tidak hanya unggul dalam konektivitas maritim, tetapi juga dalam kualitas pengelolaan perusahaan,” ujar Anik.

Anik turut menjelaskan bahwa implementasi Sistem Manajemen Terintegrasi telah dimulai sejak pertengahan tahun 2025 melalui berbagai tahapan, mulai dari persiapan, pelatihan, implementasi hingga audit eksternal yang melibatkan seluruh unit kerja perusahaan.

“Pencapaian ini juga menjadi motivasi bagi seluruh insan PELNI untuk terus menjaga konsistensi penerapan standar dan melakukan perbaikan berkelanjutan dalam setiap aspek operasional perusahaan,” tambah Anik.

Proses sertifikasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan seluruh aktivitas bisnis berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko yang efektif, serta standar keselamatan dan keamanan yang diakui secara internasional.

Pencapaian ini menjadi momentum bagi PELNI untuk terus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kualitas, integritas, dan perbaikan berkelanjutan. Dengan standar internasional yang telah diterapkan, PELNI optimis dapat menghadirkan layanan transportasi dan logistik maritim yang semakin aman, andal, dan berdaya saing dalam mendukung konektivitas nasional. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta
Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal
PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan
KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 14:03 WIB

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta

Wednesday, 28 October 2026 - 13:46 WIB

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 October 2026 - 02:20 WIB

PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Berita Terbaru

Berita

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 Oct 2026 - 13:46 WIB