Pengerukan Dikebut, Hubla Pastikan Transportasi ke Enggano Tetap Aman dan Terlayani

- Pewarta

Tuesday, 24 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhub Pastikan Layanan Transportasi Laut Dari dan ke Pulau Enggano Tetap Berjalan Dengan Skema Rede Transport di Tengah Kondisi Pendangkalan Alur

Kemenhub Pastikan Layanan Transportasi Laut Dari dan ke Pulau Enggano Tetap Berjalan Dengan Skema Rede Transport di Tengah Kondisi Pendangkalan Alur

Maritim Indonesia – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, menyampaikan bahwa layanan transportasi laut dari dan menuju Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, tetap berjalan meskipun sedang terjadi gangguan pada alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai akibat pendangkalan (sedimentasi). Kendala ini menyebabkan kapal-kapal besar tidak dapat bersandar di kolam pelabuhan.

“Kami sampaikan bahwa pelayanan transportasi laut dari dan ke Pulau Enggano tidak berhenti. Hanya saja, pola pelayanannya dilakukan secara khusus melalui embarkasi dan debarkasi di luar kolam pelabuhan menggunakan skema Rede Transport, hal tersebut didukung oleh kapal – kapal negara milik KSOP Kelas III Pulai Baai bersama mitra/instansi terkait antara lain TNI AL, Basarnas, Polairud, serta bantuan dari kapal nelayan,” ujar Dirjen Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud.

Dalam mengatasi kondisi ini, Ditjen Hubla telah menugaskan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 untuk melakukan pengerukan alur pelayaran yang ditargetkan selesai pada akhir Juni 2025. Pengerukan dilakukan berdasarkan SK KSOP Kelas III Pulau Baai dengan target kedalaman -4 meter LWS dan total volume 99.000 m³ yang saat ini sudah mencapai 95 persen dari total pekerjaan. Setelah itu, guna menjamin kualitas layanan akan dilanjutkan dengan pengerukan lanjutan untuk mencapai kedalaman -6,5 meter LWS dengan volume 701.000 m³.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berupaya keras agar pengerukan ini selesai tepat waktu dan menjadi prioritas. Kami memahami kebutuhan masyarakat Enggano dan ini menjadi prioritas pemerintah,” jelas Masyhud.

Dalam upaya percepatan pekerjaan pengerukan, PT Pelindo telah mengerahkan sejumlah kapal dan peralatan antara lain 5 unit kapal Cutter Suction Dredger (CSD), 3 Tug Boat dan alat bantu lainnya berupa 4 Excavator kapal tug boat , 2 welder dan 2 bulldozer.

Selama masa pekerjaan pengerukan pelayanan transportasi laut rute Bengkulu, Pulau Enggano tetap dilaksanakalan oleh kapal KMP. Pulau Tello milik PT ASDP Indonesia Ferry dengan penyesuaian terhadap kondisi cuaca dan ketersediaan bahan bakar serta mengutamakan aspek keselamatan pelayaran.

Selain itu, pelayanan transportasi laut juga dilakukan di Pelabuhan Linau Bintuhan sebagai alternatif untuk mendukung kelancaran logistik dan penyeberangan menuju wilayah Bengkulu bagian barat dan Pulau Enggano.

“Pelayanan tidak terputus. Kami hadir dengan solusi dan juga alternatif agar transportasi laut terus berjalan. Selain itu, koordinasi lintas lembaga terus kami lakukan demi menjamin layanan masyarakat tetap tersedia dalam kondisi apa pun. Transportasi laut ke Pulau Enggano tetap berlangsung dan akan terus kami tingkatkan kualitas pelayanannya seiring dengan proses normalisasi alur pelayaran yang sedang berjalan,” tutup Dirjen Masyhud. (fa)

— idj / idj —

Berita Terkait

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional
Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh
Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean
Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok
Terminal Peti Kemas Bitung Tumbuh Solid di 2025, Kinerja Lampaui Target dan Optimistis Hadapi 2026
Persekutuan Oikumene Pelindo Group Area Makassar Rayakan Natal 2025
Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 03:50 WIB

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional

Thursday, 15 January 2026 - 13:57 WIB

Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh

Thursday, 15 January 2026 - 11:43 WIB

Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean

Thursday, 15 January 2026 - 10:20 WIB

Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah

Thursday, 15 January 2026 - 04:36 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok

Berita Terbaru