Maritim Indonesia – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) mendukung rangkaian Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 di area Cabang Pelabuhan Tanjung Priok melalui implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya K3 sekaligus memastikan kesehatan para pemangku kepentingan yang beraktivitas di lingkungan pelabuhan.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pemeriksaan kesehatan bagi 100 peserta yang terdiri dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), sopir truk, petugas kebersihan, dan petugas keamanan (12/2). Pemeriksaan ini bertujuan menjaga kondisi kesehatan pekerja pendukung operasional serta meminimalkan risiko kerja di area pelabuhan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Perwakilan HSSE Regional Head II Frida Ervina, ASM Komunikasi Perusahaan & CSR PTP Nonpetikemas Liestya Ary Anggraini, serta ASM HSSE PTP Nonpetikemas M. Paksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
ASM Komunikasi Perusahaan & CSR PTP Nonpetikemas, Liestya Ary Anggraini, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memastikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja berjalan seiring dengan aktivitas operasional pelabuhan.
Sejalan dengan implementasi ISO 26000, PTP Nonpetikemas menerapkan prinsip tanggung jawab sosial yang mencakup praktik ketenagakerjaan, khususnya perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian dari pengelolaan risiko dan keberlanjutan bisnis.
“Kami mengutamakan keselamatan dan kesehatan pekerja sebagai bagian dari implementasi TJSL. Prinsip ini kami integrasikan dalam strategi dan operasional perusahaan agar seluruh stakeholder yang terlibat dalam aktivitas pelabuhan dapat bekerja secara aman dan produktif,” ujar Liestya.
Melalui kegiatan ini, PTP Nonpetikemas berharap kesadaran terhadap pentingnya K3 semakin meningkat dan menjadi budaya kerja yang konsisten di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. (ire djafar)






