Perkuat Produktivitas Terminal, TPK Koja Sambut Kedatangan Alat Baru

- Pewarta

Monday, 15 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menandai langkah baru dalam modernisasi terminal dengan menggelar acara New Equipment Inauguration: Gearing Up for Greener Future di Gedung Terminal Petikemas Koja, Senin (15/12). Kegiatan ini menjadi momentum penting atas kedatangan peralatan baru yang dirancang untuk mendukung operasional terminal yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Arif Suhartono menyampaikan bahwa modernisasi peralatan adalah mandat strategis untuk mendukung konektivitas logistik nasional.

“TPK Koja memegang peran penting dalam ekosistem Pelabuhan Tanjung Priok. Penguatan infrastruktur operasional
seperti ini menjadi dasar untuk meningkatkan daya saing,” ujar Arif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modernisasi ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas terminal, serta mendukung transformasi layanan menuju pengoperasian pelabuhan yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan (green port). Proses pengadaan dan peremajaan alat
sendiri dilakukan secara bertahap melalui perencanaan teknis yang matang dan integrasi operasional yang terukur.

Manajemen TPK Koja menyatakan bahwa pengadaan peralatan dilakukan melalui analisis kebutuhan operasional, kajian teknis yang mendalam, dan memastikan kesiapan integrasi ke sistem operasional terminal. Peralatan QCC dan E-RTG ini bertujuan meningkatkan produktivitas alat, mempercepat pergerakan peti kemas, dan mengurangi kemungkinan bottleneck dalam arus logistik.

Sementara itu, CEO Hutchison Ports Indonesia (HPI), Seto Baskoro mengungkapkan bahwa sinergi antara Pelindo dan HPI sangat penting untuk menjaga standar operasional kelas dunia.

“Kolaborasi ini memastikan TPK Koja tetap adaptif terhadap tantangan industri dan mampu menyediakan layanan premium di tengah persaingan global,” ungkap Seto.

Peralatan baru dari pengiriman pertama telah tiba pada tanggal 12 Desember 2025 yang terdiri 2 unit Quay Container Crane (QCC) dan 4 unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG), yang selanjutnya akan dilengkapi melalui pengiriman kedua berupa 1 unit QCC.

QCC baru ini mampu melayani kapal berukuran Superpost Panamax dengan jangkauan hingga 63 meter atau sekitar 22 baris peti kemas di kapal, menggantikan QCC lama yang hanya dapat melayani kapal Panamax dengan jangkauan 35 meter atau sekitar 13 baris petikemas. Adapun penambahan 4 unit E-RTG akan memperkuat aktivitas bongkar muat di
lapangan penumpukan peti kemas. Seluruh peralatan baru ini dioperasikan menggunakan sumber daya dan sistem elektrik.

General Manager TPK Koja, Banu Astrini, menegaskan bahwa kedatangan peralatan baru ini menandai langkah penting dalam transformasi operasional terminal.

“Peralatan ini akan mendorong peningkatan kapasitas bongkar muat sekaligus memperkuat stabilitas dan keandalan operasi. Dengan dukungan penuh dari Pelindo dan HPI, kami optimistis mampu
memberikan layanan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa,” kata Banu.

Selain dihadiri oleh perwakilan PT Pelindo dan CEO HPI, hadir pula Dewan Pengawas TPK Koja, serta pimpinan instansi terkait seperti KSOP, Bea dan Cukai, Balai Karantina, Polres Tanjung Priok, Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, asosiasi, mitra, dan pelanggan.

Kehadiran para pemimpin industri dan regulator tersebut menegaskan komitmen bersama dalam mengembangkan ekosistem logistik nasional yang modern, efisien, dan mampu bersaing secara global.

Acara diakhiri dengan prosesi simbolis peresmian, pemutaran video kedatangan alat, dan sesi foto bersama. Para tamu VIP kemudian melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung peralatan yang baru tiba dan menerima penjelasan teknis dari tim yang terlibat.

Dengan kehadiran peralatan baru yang modern dan berkapasitas besar ini, TPK Koja menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan layanan terminal yang inovatif, berkelanjutan, dan berfokus pada peningkatan kualitas layanan pelanggan di tingkat nasional maupun internasional secara berkelanjutan. (ire djafar)

Berita Terkait

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional
Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh
Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean
Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok
Terminal Peti Kemas Bitung Tumbuh Solid di 2025, Kinerja Lampaui Target dan Optimistis Hadapi 2026
Persekutuan Oikumene Pelindo Group Area Makassar Rayakan Natal 2025
Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 03:50 WIB

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional

Thursday, 15 January 2026 - 13:57 WIB

Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh

Thursday, 15 January 2026 - 11:43 WIB

Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean

Thursday, 15 January 2026 - 10:20 WIB

Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah

Thursday, 15 January 2026 - 04:36 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok

Berita Terbaru