PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok Lampaui Target Semester I 2025, Jadi Andalan Kinerja Multipurpose Terminal Nasional

- Pewarta

Friday, 1 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Di tengah tingginya dinamika aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersibuk di Indonesia, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) melalui Cabang Tanjung Priok terus menunjukkan performa impresif dan peran krusial sebagai motor penggerak layanan terminal multipurpose nasional.

Sebagai salah satu elemen vital dalam ekosistem logistik Pelabuhan Tanjung Priok, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok menjadi garda terdepan dalam menjaga kelancaran arus distribusi barang dari dan menuju wilayah Jabodetabek serta kawasan hinterland strategis lainnya.

“Cabang Tanjung Priok adalah ujung tombak dari pelayanan multipurpose kami. Di tengah tantangan operasional yang kompleks, kami terus hadir dengan layanan yang adaptif, efisien, dan andal,” ujar Indra Hidayat Sani, Direktur Utama PTP Nonpetikemas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga Semester I 2025, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok mencatatkan realisasi throughput sebesar 7.529.688 Ton/M³, atau 110% dari target RKAP, yang berarti meningkat 114% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 6.555.718 Ton/M³. Komoditas yang mendominasi antara lain Curah Kering dan General Cargo.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras tim kami dan sinergi dengan mitra industri. Ini membuktikan bahwa PTP Nonpetikemas bukan hanya operator pelabuhan, tetapi juga mitra strategis dalam mendukung daya saing logistik nasional,” ungkap Budi Utoyo, Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok.

Secara nasional, PTP Nonpetikemas menargetkan throughput sebesar 53,5 juta Ton/M³ sepanjang tahun 2025. Untuk mendukung target ini, berbagai langkah strategis terus dilakukan, mulai dari modernisasi terminal, penguatan sistem digital melalui Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M), hingga peningkatan kolaborasi dengan cargo owner dan shipping line.

“Digitalisasi dan kemitraan strategis menjadi fondasi kami dalam menjaga kecepatan dan ketepatan layanan. Pelabuhan harus bergerak secepat industri, bahkan lebih cepat,” tambah Indra Hidayat Sani.

Salah satu proyek prioritas yang tengah dijalankan adalah pengembangan layanan Curah Cair di Regional 2 Tanjung Priok. Termasuk di dalamnya adalah penguatan sistem logistik antar kapal melalui proyek ship-to-ship dan shorebase, serta perluasan layanan di dermaga Tersus/TUKS untuk komoditas strategis seperti LNG, kondensat, dan BBM.

Kontribusi Nasional dan Performa Tertinggi General Cargo

Hingga akhir 2024, kontribusi PTP Nonpetikemas terhadap total throughput SPMT Group mencapai 39%, atau sebesar 47.046.785 Ton/M³. Dari angka tersebut, Cabang Tanjung Priok mencatat throughput tertinggi untuk layanan general cargo, mempertegas posisinya sebagai pilar utama PTP Nonpetikemas.

“Lebih dari sekadar volume, kami mengedepankan kualitas dan produktivitas. Di Semester I 2025, Tanjung Priok mencatatkan Total Service Delivery (TSD) sebesar 3.320,75, tertinggi di lingkungan SPMT Group untuk segmen General Cargo,” jelas Indra.

Dari sisi trafik, realisasi throughput General Cargo dan Bag Cargo di Cabang Tanjung Priok mencapai 4.696.109 ton/m³, tumbuh 14,86% dibandingkan tahun lalu. Sebagai operator multipurpose terminal, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok secara aktif menangani berbagai jenis komoditas, antara lain:
– Curah Kering: pasir, semen, gula, sulfur, garam
– Curah Cair: CPO, RBD Olien, PFAD
– General Cargo: gypsum, scrap iron, plywood, coil, mobil, alat berat, produk baja, dan lainnya.

“Ragam komoditas yang kami layani mencerminkan kapasitas dan fleksibilitas kami sebagai penyokong utama distribusi nasional. Tanjung Priok bukan hanya pelabuhan besar, tetapi juga pelabuhan cerdas,” imbuh Budi.

Untuk menunjang operasional, Cabang Tanjung Priok dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap dan modern. Terdiri dari:
– Dermaga sepanjang 3.400 meter
– Gudang seluas 2 hektar
– Area lapangan seluas 15 hektar
– Lapangan penumpukan 238.432 m².

Didukung pula dengan peralatan pelabuhan:
– 11 unit Gantry Luffing Crane (GLC)
– 12 unit Overhead Crane
– 8 unit Hopper & 8 unit Grab
– 2 unit fender
– 1 unit forklift dan 9 unit jembatan timbang.

Kinerja operasional juga diperkuat oleh SDM tersertifikasi, yang menjunjung tinggi nilai-nilai efisiensi, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu.

“Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, kami terus memelihara kepercayaan pengguna jasa dengan menghadirkan layanan yang cepat, aman, dan akurat. Ini bukan sekadar bisnis, tapi kontribusi nyata untuk ekonomi Indonesia,” tutup Indra Hidayat Sani. (ire djafar)

Berita Terkait

Komitmen Implementasi Prinsip Keberlanjutan, IPCM Raih Tiga Penghargaan pada ESG Initiative Awards 2025
ASDP Jaga Denyut Mobilitas dan Bantu Pemulihan Bencana di Sumatera di Situasi Cuaca Ekstrem
IFBEX 2025 Resmi Dibuka: Sinergi Franchise dan Teknologi Digital Dorong Lahirnya Wirausaha Masa Depan
Pelindo Regional 4 Terima Penyerahan Izin Operasi dari Kemenhub
Danpushidrosal Tinjau Pembangunan KRI Canopus-936 di Galangan Abeking dan  Rasmussen, Jerman
Indonesia Resmi Terpilih Sebagai Anggota Dewan IMO Kategori C Periode 2026–2027
IWTL Dorong Peningkatan Literasi dan Kepatuhan Pajak di Sektor Transportasi dan Logistik
Pelindo Regional 4 dan KSOP Sinergi Tata Ulang Unit Jasa TK Bagasi di Pelabuhan Makassar

Berita Terkait

Sunday, 30 November 2025 - 08:05 WIB

Komitmen Implementasi Prinsip Keberlanjutan, IPCM Raih Tiga Penghargaan pada ESG Initiative Awards 2025

Saturday, 29 November 2025 - 15:36 WIB

ASDP Jaga Denyut Mobilitas dan Bantu Pemulihan Bencana di Sumatera di Situasi Cuaca Ekstrem

Saturday, 29 November 2025 - 15:22 WIB

IFBEX 2025 Resmi Dibuka: Sinergi Franchise dan Teknologi Digital Dorong Lahirnya Wirausaha Masa Depan

Saturday, 29 November 2025 - 14:33 WIB

Pelindo Regional 4 Terima Penyerahan Izin Operasi dari Kemenhub

Saturday, 29 November 2025 - 12:52 WIB

Danpushidrosal Tinjau Pembangunan KRI Canopus-936 di Galangan Abeking dan  Rasmussen, Jerman

Berita Terbaru

Berita

Pelindo Regional 4 Terima Penyerahan Izin Operasi dari Kemenhub

Saturday, 29 Nov 2025 - 14:33 WIB