Maritim Indonesia – Indonesia Wanita Transportasi dan Logistik (IWTL) atau Indonesia Women in Transportation &
Logistics, telah menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) IWTL Tahun 2025 sebagai forum strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sektor transportasi dan logistik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Ary Ginanjar Menara 165 Jakarta, Sabtu (13/12).
Mengusung tema “Sinergi, Efisiensi, dan Aksi Nyata Menuju Kinerja Organisasi yang Berdaya dan Berkelanjutan”, Raker ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi sekaligus perumusan langkah nyata yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Hadir dalam acara tersebut, jajaran Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Pengurus Pusat, serta anggota IWTL yang anggotanya terdiri dari pemangku kepentingan terkait sektor transportasi dan logistik, termasuk dari Kementerian dan BUMN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat IWTL, Susana Riana Sari, dalam sambutannya menegaskan bahwa Raker IWTL 2025 tidak hanya berfokus pada evaluasi kinerja organisasi sepanjang tahun 2025, tetapi juga menetapkan arah kebijakan dan program kerja tahun 2026 yang berorientasi pada kolaborasi lintas sektor.
“Melalui Raker ini, IWTL menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan stakeholder dalam mendorong transformasi transportasi dan logistik yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan, dengan perempuan sebagai penggerak utama,” tegasnya.

Agenda Raker meliputi sidang pleno evaluasi kinerja organisasi, pengesahan susunan kepengurusan, serta paparan program kerja masing-masing divisi. Raker IWTL 2025, menjadi wujud nyata kontribusi perempuan Indonesia dalam menghasilkan pemikiran strategis, memperkuat tata kelola organisasi, serta mendorong kebijakan yang adaptif terhadap tantangan global dan perkembangan industri.
Ditambahkan Susana, melalui Raker ini IWTL berharap dapat memperluas dampak positif organisasi, meningkatkan visibilitas peran perempuan di sektor transportasi dan logistik, serta memperkuat posisi IWTL sebagai wadah strategis perempuan profesional dan pengusaha yang berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
“Sesuai dengan komitnen IWTL, untuk mendorong kolaborasi, peningkatan kapasitas, serta peran aktif perempuan dalam mendukung transformasi dan daya saing logistik nasional,” pungkas Susana Riana Sari. (ire djafar)







