SCI Usulkan Tiga Opsi Model Kelembagaan Logistik Nasional, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

- Pewarta

Wednesday, 19 November 2025 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Founder dan CEO SCI, Setijadi

Founder dan CEO SCI, Setijadi

Maritim Indonesia — Supply Chain Indonesia (SCI) mengusulkan tiga model kelembagaan logistik nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat efisiensi sistem logistik dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Usulan tersebut merupakan hasil pengkajian bertajuk “Pemetaan Kelembagaan Logistik Nasional 2025-2030” yang disusun tim riset SCI untuk mendorong reformasi tata kelola logistik nasional.

Founder dan CEO SCI, Setijadi, menyampaikan bahwa pengkajian ini menunjukkan kebutuhan mendesak penyempurnaan struktur kelembagaan logistik agar kebijakan lintas sektor dapat berjalan lebih efektif. Hasil pengkajian juga melengkapi usulan berbagai pihak mengenai kebutuhan kelembagaan dalam sektor logistik.

Sistem logistik nasional sangat sektoral. Setiap kementerian menjalankan program logistik tanpa koordinasi lintas sektor yang kuat. Pembentukan lembaga koordinatif nasional diperlukan agar kebijakan logistik dapat terintegrasi dari pusat hingga daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pengkajian tersebut, SCI mengusulkan tiga opsi model kelembagaan untuk memperkuat koordinasi logistik nasional:

Pertama, Model Koordinatif Antar-Kementerian Koordinator (Kemenko). Model ini memperkuat forum koordinasi lintas Kemenko (Perekonomian, Pangan, dan Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan). Model ini tidak memerlukan lembaga baru, namun efektivitasnya bergantung pada komitmen politik dan mekanisme koordinasi formal.

Kedua, Model Badan Logistik Nasional (Balognas). Lembaga baru ini di bawah Presiden yang berfungsi mengintegrasikan data, evaluasi, dan kebijakan sistem logistik nasional. Badan ini akan menjadi clearing house kebijakan logistik nasional, serta pusat koordinasi antar-Kemenko dan kementerian/lembaga (K/L) teknis.

Ketiga, Model Kementerian Logistik. Alternatif jangka panjang berupa kementerian khusus yang mengintegrasikan seluruh fungsi logistik dan rantai pasok nasional strategis. Namun, model ini dinilai memerlukan perubahan struktural dan regulatif yang lebih besar.

Model Balognas Paling Realistis

Dengan tetap membuka ketiga opsi itu, SCI menilai pembentukan Balognas merupakan opsi paling realistis dan strategis untuk lima tahun ke depan.

Dengan mandat langsung dari Presiden, Balognas akan mampu menjembatani koordinasi antar-Kemenko, antar-K/L teknis, serta antara pusat dan daerah. Lembaga ini tidak mengambil fungsi teknis, melainkan memperkuat sinkronisasi dan integrasi perencanaan dan perumusan kebijakan sistem logistik nasional.

Setijadi menambahkan bahwa DPR RI telah memasukkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang logistik ke dalam Daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025–2029.

Setiap Undang-Undang strategis umumnya mengamanatkan pembentukan kelembagaan permanen untuk implementasinya. Oleh karena itu, UU logistik harus memuat ketentuan eksplisit tentang pembentukan kelembagaan logistik yang bersifat permanen, dengan mandat koordinatif, regulatif, dan evaluatif. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta
Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal
PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan
KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 14:03 WIB

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta

Wednesday, 28 October 2026 - 13:46 WIB

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 October 2026 - 02:20 WIB

PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Berita Terbaru

Berita

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 Oct 2026 - 13:46 WIB