Semester I 2025, Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 6% Capai 9,3 Juta TEUs

- Pewarta

Saturday, 9 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

default

default

Maritim Indonesia – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo pada semester I 2025 mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 6 persen Year on Year (YoY) dengan total volume mencapai 9,3 juta TEUs. Pertumbuhan tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,12% YoY sampai dengan Triwulan II tahun 2025.

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, mengatakan bahwa di tengah tantangan dan dinamika global yang terus berkembang, Pelindo tetap konsisten menjaga tren pertumbuhan kinerja operasional yang positif.

“Tren pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator dampak positif dari transformasi bisnis dan penguatan operasional pasca-merger Pelindo,” ungkap Arif Suhartono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertumbuhan arus peti kemas tersebut juga sejalan dengan aktivitas sektor pelayaran internasional yang kembali menggeliat. Terutama pada rute-rute perdagangan strategis, seperti Indonesia–China, yang mulai tahun 2025 ini terdapat setidaknya tiga rute baru, yang dioperasikan oleh perusahaan pelayaran SITC, Haiyetong, dan Pacific International Lines.

Salah satunya dirasakan oleh Ocean Express Network (ONE), perusahaan pelayaran asal Jepang yang melayani beberapa rute pelabuhan ekspor-impor di Indonesia.

“Pada paruh pertama tahun ini (2025), pertumbuhan kami tercatat hingga 5 persen,” ujar Presiden Direktur ONE Indonesia, Keishin Watanabe.

Ia yakin untuk sejumlah rute tertentu, angka pertumbuhannya bahkan lebih tinggi. Salah satunya adalah jalur pelayaran antara Indonesia dengan China yang menurutnya mencatat lonjakan signifikan.

Peningkatan juga tercatat pada arus bongkar muat kendaraan yang menggunakan kapal Ro-Ro. Pada semester I 2025, sekitar 831 ribu unit kendaraan telah berhasil dilayani atau meningkat 105% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).

Sejalan dengan pertumbuhan arus bongkar muat yang dilayani, Pelindo terus melakukan upaya peningkatan keamanan dan keselamatan operasional.

“Kami menerapkan aturan batas ketinggian kendaraan dan instalasi jembatan timbang pada sejumlah pelabuhan, yang diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus logistik. Baik di dalam pelabuhan maupun wilayah sekitarnya,” tambah Arif Suhartono.

Kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Program Pemerintah menertibkan kendaraan kargo yang berlebih muatan dan berlebih dimensi angkut atau over dimension, over load (ODOL).

“Kinerja positif Semester I tahun 2025 ini membawa optimisme bahwa Pelindo dapat terus memperkuat kontribusinya bagi perekonomian Indonesia,” pungkas Arif Suhartono. (ire djafar)

Berita Terkait

IPCM Perluas Layanan Maritim di Sumsel, Garap Operasi Ship to Ship di Sungai Musi
Anugerah BUMN 2026: IPCM Raih Penghargaan Inovasi Bisnis Terbaik, Tegaskan Komitmen Transformasi
Transformasi Layanan Dorong Kinerja IPCC, Operasional Tumbuh 13,53%
Kinerja Unggul dan Inovasi Berkelanjutan Antar IPCC Raih Dua Penghargaan Anugerah BUMN 2026
Hadapi Gejolak Global, IPCC Andalkan Strategi Integrated Auto Solutions
Terminal Teluk Lamong Gelar Safety Forum 2026, Perkuat Budaya K3 Menuju Zero Accident
Cek Arus Mudik, PELNI Ajak Pejabat BP BUMN dan Kemenhub ke Tanjung Priok
Trafik Mudik Naik 9 Persen, ASDP Optimalkan 15 Lintasan Pantauan Nasional

Berita Terkait

Saturday, 14 March 2026 - 12:20 WIB

IPCM Perluas Layanan Maritim di Sumsel, Garap Operasi Ship to Ship di Sungai Musi

Saturday, 14 March 2026 - 11:43 WIB

Anugerah BUMN 2026: IPCM Raih Penghargaan Inovasi Bisnis Terbaik, Tegaskan Komitmen Transformasi

Saturday, 14 March 2026 - 10:49 WIB

Transformasi Layanan Dorong Kinerja IPCC, Operasional Tumbuh 13,53%

Saturday, 14 March 2026 - 10:32 WIB

Kinerja Unggul dan Inovasi Berkelanjutan Antar IPCC Raih Dua Penghargaan Anugerah BUMN 2026

Saturday, 14 March 2026 - 09:11 WIB

Hadapi Gejolak Global, IPCC Andalkan Strategi Integrated Auto Solutions

Berita Terbaru