Maritim Indonesia — Sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program BUMN Peduli menghadirkan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, sebagai upaya mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
Pembangunan Huntara ini diorkestrasi Danantara Indonesia bersama BP BUMN dan melibatkan sejumlah BUMN lintas sektor, termasuk Himbara, BUMN Karya, PLN, Telkomsel, dan PT Perkebunan Nusantara. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui penyediaan hunian sementara yang layak, aman, dan bermartabat bagi warga terdampak.
Peninjauan langsung pembangunan Huntara turut dihadiri Presiden RI, Prabowo Subianto, didampingi CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani; COO Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria; serta jajaran direksi BUMN terkait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya percepatan kerja negara dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian dengan cepat. Semua pihak telah bekerja dengan gemilang,” ujarnya.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menyampaikan bahwa progres pembangunan hingga awal 2026 mencerminkan komitmen kuat dan kerja intensif BUMN di lapangan. Hal senada disampaikan Dony Oskaria yang menekankan disiplin eksekusi serta percepatan konstruksi untuk memenuhi target waktu yang ketat.
Hingga saat ini, pembangunan Huntara di Aceh Tamiang merupakan bagian dari percepatan pembangunan 600 unit hunian, dengan target lanjutan 15.000 unit Huntara secara nasional dalam tiga bulan ke depan.
Setiap unit Huntara dibangun dengan konsep modular dan standar kelayakan huni, dilengkapi fasilitas dasar seperti tempat tidur, listrik, Wi-Fi gratis, MCK komunal, serta fasilitas pendukung berupa klinik kesehatan dan area bermain anak.
Sejalan dengan pembangunan Huntara, salah satu BUMN perbankan juga mengerahkan relawan tanggap bencana tahap kedua untuk mendampingi masyarakat terdampak di Aceh, melalui penyaluran bantuan logistik, layanan kesehatan dasar, kegiatan belajar sementara, serta pendampingan psikososial.
Melalui sinergi lintas BUMN ini, diharapkan proses pemulihan masyarakat pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. (ire djafar)







