Sinergi IPCM dan IPCC Perluas Usaha Mikro dan Kecil Indonesia, Kembangkan Produk Warisan Lokal “Tenun Nyaman” di NTT

- Pewarta

Saturday, 21 October 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IPCC dan IPCM bersinergi untuk mendukung program Pembangunan berkelanjutan dan program prioritas TJSL yakni pada Pengembangan Ekonomi melalui Usaha Mikro & Kecil (UMK) yakni TenunNyaman di wilayah Indonesia Timur, yakni di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
IPCC dan IPCM bersinergi untuk mendukung program Pembangunan berkelanjutan dan program prioritas TJSL yakni pada Pengembangan Ekonomi melalui Usaha Mikro & Kecil (UMK) yakni TenunNyaman di wilayah Indonesia Timur, yakni di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Maritim Indonesia — Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) sinergi dua emiten Pelindo Group PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) dan  PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)  melaksanakan program Pengembangan Produk Tenun dan Anyaman (TenunNyaman).

Program TenunNyaman dilaksanakan dengan menggandeng mitra platform digital bidang manajemen usaha wastra dan kerajinan/kriya, Krealogi oleh Du Anyam untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada 30 pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) di wilayah Indonesia Timur, yakni di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Bertempat di Kantor Kepala Desa Lamahala Jaya, Adonara Timur, pada Rabu (18/10) program yang berlangsung selama tiga bulan ini resmi dimulai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembukaan Program Binaan UMK IPCC dan IPCM diresmikan oleh Sekretaris Perusahaan IPCC Chandra Irawan dan Sekretaris Perusahaan IPCM Eddy Haristiani disaksikan oleh Direktur Utama Krealogi, Yohanna S. Vunga Keraf serta Kepala Desa Lamahala Jaya, Muhamad Abdu.

Disampaikan Sekretaris Perusahaan IPCM, Eddy Haristiani pada acara pembukaan program, “Sebagai BUMN Pelindo Group, kami juga menjalankan peran mendukung program Pembangunan berkelanjutan dan program prioritas TJSL yakni pada Pengembangan Ekonomi melalui Usaha Mikro & Kecil (UMK), dimana salah satunya diimplementasikan melalui program pelatihan TenunNyaman IPCC dan IPCM ini yang sekaligus melestarikan warisan lokal.”

Sekretaris Perusahaan IPCC, Chandra Irawan juga menambahkan, “Tidak lupa Saya juga mengucapkan selamat kepada para peserta dari Desa Lamahala dan Terong di Pulau Adonara, NTT ini yang akan mengikuti rangkaian pelatihan bersama mitra kami yaitu Krealogi oleh Du Anyam. Semoga dapat memberikan manfaat bagi ekonomi keluarga serta perekonomian yang lebih luas lagi.”

Program pendampingan pelatihan TenunNyaman ini dilaksanakan selama 3 bulan mulai Oktober hingga Desember 2023 meliputi pemetaan permasalahan bisnis dari setiap peserta UMK. Untuk pendampingan pelatihan selama 3 bulan ini, IPCC dan IPCM menyisihkan dana TJSL sebesar Rp300 juta guna mendukung pengembangan ekonomi UMK.

Pendampingan pelatihan yang dilaksanakan secara langsung tersebut dilanjutkan dengan pemberian materi konsultasi usaha berupa inovasi desain produk, SOP Produksi dan bagaimana idealnya menentukan harga modal, menentukan harga jual, menentukan waktu produksi serta praktik langsung pembuatan produk sehingga memenuhi permintaan pasar sesuai yang diharapkan.

Peserta juga mendapatkan pendampingan secara intensif agar mendapatkan kesempatan untuk bisa memperluas pasar mereka, khususnya di wilayah Flores Timur.

Co-Founder Krealogi oleh Du Anyam, Hanna Keraf menyampaikan, “Metode pendampingan dan pembinaan usaha yang dilakukan ini bertujuan untuk menyiapkan wirausaha menghadapi perubahan sosial, budaya, serta kemajuan teknologi yang pesat.”

IPCC dan IPCM Salurkan Bantuan Sajadah dan Kipas Angin ke 11 Mushala di Pulau Adonara

Pada kesempatan yang sama, IPCC dan IPCM juga fokus pada bidang keagamaan dengan memberikan bantuan sajadah masjid yang layak dan kipas angin ke 11 mushala di Lamahala dan beberapa desa Pulau Adonara.

Lamahala Jaya merupakan salah satu desa yang berada di sisi selatan Pulau Adonara. Lamahala merupakan satu dari sedikit desa di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki penduduk seratus persen Muslim.

Bantuan 33 roll karpet masjid yang layak dan 22 kipas angin disalurkan ke 11 Mushala yakni Mushala Sablillah Desa Lamahala Dusun 06; Mushala Nur Halimah Desa Terong Dua; Mushala Al Hikmah Desa Terong Aukoli, Mushala Asidiq DesaTerong Ebbo; Mushala Al Qautsar Desa Lamahala Tobbi Onna; Mushala Al Hidayah Desa Watanapo; Mushala An Nur Desa Waiwerang Kota; Mushala Al Arafah Desa Lamahala Brandos; Mushala Darul Jamaah Desa Lamahala Atapukan; Mushala Al Muhajirin Desa Lamahala Kumakubur; dan Mushala Nurul Yakin Desa Waibaruk. (ire djafar)

 

 

 

 

Berita Terkait

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir
IPCM Perluas Pasar, Perkuat Operasional di Balikpapan dan Tarakan

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Friday, 9 October 2026 - 10:43 WIB

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB