Sinergi TPK Berlian dan Koperasi TKBM Tanjung Perak, Tingkatkan Kompetensi 835 Pekerja Wujudkan Operasional Pelabuhan yang Aman dan Andal

- Pewarta

Saturday, 9 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Paling Kiri(Daru Wicaksono Executive Director 3 Pelindo, David Pandapotan Sirait Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, Achmad Muchtasyar- Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia Persero, M Adji Direktur Utama Subholding Pelindo Terminal Petikemas, Angga Pradiptya SVP Sistem Manajemen & HSSE SPTP)
Dari Paling Kiri:
(Daru Wicaksono Executive Director 3 Pelindo, David Pandapotan Sirait Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, Achmad Muchtasyar- Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia Persero, M Adji Direktur Utama Subholding Pelindo Terminal Petikemas, Angga Pradiptya SVP Sistem Manajemen & HSSE SPTP)

Maritim Indonesia – Sebagai upaya konkret dalam memperkuat pilar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), TPK Berlian menyelenggarakan program Refreshment Training K3 yang ditujukan bagi 835 orang Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Tanjung Perak.

Pelatihan yang terbagi dalam enam batch selama tanggal 30 April hingga 7 Mei 2026 ini ditujukan khusus bagi para TKBM guna memastikan standar K3 menjadi prioritas utama saat melakukan proses bongkar muat petikemas, sehingga diharapkan dapat memperkuat pemahaman TKBM mengenai keselamatan bekerja di area operasional yang berisiko tinggi.

Terminal Head TPK Berlian, Burhanudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa K3 bukanlah sekadar pemenuhan regulasi administratif, melainkan sebuah budaya kerja yang harus ada dalam diri setiap individu. Di area terminal yang dipadati pergerakan alat berat dan arus petikemas yang dinamis, tidak ada ruang kompromi sekecil apa pun terhadap prosedur keselamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, konsistensi dalam mengutamakan keselamatan serta kepekaan terhadap kondisi rekan kerja adalah kunci utama dalam menciptakan ekosistem kerja yang aman.

“Harapan kami, setiap pekerja berangkat kerja dengan semangat dan pulang ke rumah dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun,” tegas Burhanudin.

Achmad Muchtasyar, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang juga berkesempatan hadir dalam kegiatan refreshment tersebut menyoroti sisi kemanusiaan dalam kebijakan K3 perusahaan dengan menyebut manusia sebagai aset yang tak tergantikan.

“Pelaksanaan refreshment K3 ini tujuan utamanya adalah menjaga keselamatan seluruh pekerja yang berada di area pelabuhan demi keluarga tercinta yang menunggu di rumah. Bagi Pelindo, konsistensi implementasi K3 adalah budaya yang tak bisa ditawar. Sebagai bentuk rasa syukur atas pekerjaan ini, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kerja agar selalu kondusif dan aman,” ujar Achmad Muchtasyar.

Pelatihan ini membahas secara mendalam sembilan poin krusial dalam Corporate Life Saving Rules (CLSR) yang menjadi standar baku di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Materi yang diberikan mencakup cara bekerja di area terbatas (restricted area), keselamatan bekerja di sekitar perairan dengan kewajiban penggunaan life jacket, serta prosedur penanganan barang berbahaya (dangerous goods) yang memerlukan ketelitian ekstra dalam mitigasi risiko kimia maupun radiasi.

Peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya verifikasi kelaikan alat berat melalui izin operasional yang sah, prosedur isolasi energi menggunakan sistem Lock Out Tag Out (LOTO) saat perbaikan alat guna mencegah aktivasi energi yang tidak disengaja, hingga penggunaan full body harness untuk pekerjaan di ketinggian serta izin khusus (permit to work) bagi tugas di ruang terbatas.

Aspek teknis lainnya yang menjadi sorotan utama dalam sesi pelatihan ini adalah bahaya blind spot atau titik buta pada alat berat seperti Reach Stacker, Rubber Tyred Gantry (RTG), maupun truk petikemas. Melalui simulasi visual, para TKBM diberikan pemahaman bahwa keterbatasan pandangan operator adalah risiko nyata yang dapat berakibat fatal.

Oleh karena itu, pekerja didorong untuk selalu mematuhi jalur pejalan kaki (pedestrian track), menjaga jarak aman, dan menghindari penggunaan perangkat elektronik seperti handphone atau earphone yang dapat mengurangi kewaspadaan pendengaran terhadap alarm unit atau instruksi petugas lapangan.

Langkah strategis TPK Berlian ini mendapat apresiasi penuh dari Eko Iswahyuono, Ketua Koperasi TKBM Tanjung Perak menyatakan bahwa komitmen K3 adalah basis utama dalam mencapai peningkatan kinerja operasional yang berkelanjutan. Koperasi TKBM juga berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan internal pada ranah tanggung jawabnya guna mendukung efisiensi operasional di TPK Berlian.

“Kami berterima kasih atas kegiatan refreshment safety induction dan blind spot ini, karena pemahaman yang seragam antara operator alat dan tenaga kerja lapangan adalah kunci keselamatan bersama,” ujar Eko.

Melalui program refreshment ini, TPK Berlian tidak hanya mentransfer ilmu teknis, tetapi juga mempererat budaya kerja berbasis K3. Setiap individu diharapkan memiliki keberanian untuk melakukan intervensi keselamatan, yakni berani menegur rekan kerja yang melakukan perilaku tidak aman (unsafe action) serta melaporkan kondisi lingkungan yang tidak aman (unsafe condition).

Dengan sinergi yang kuat antara manajemen terminal dan seluruh elemen pekerja, TPK Berlian optimis dapat terus mempertahankan target Zero Accident demi kelancaran logistik nasional yang aman dan terpercaya. (ire djafar)

Berita Terkait

Kemnaker–Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif
Kemnaker dan IJTI Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus
Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Saat Stok Darah Menipis, TPK Koja Gelar Donor Darah Bantu Kebutuhan Stok Darah untuk PMI DKI Jakarta
Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
ASDP Sukses Layani Mobilitas Libur Panjang, 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan Menyeberang Aman dan Lancar
Program Vokasi Juru Las Vokasi Juru Las Bawa PT Pelindo Solusi Maritim Raih Penghargaan Top CSR 2026
Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Nilai Kebangsaan

Berita Terkait

Sunday, 7 June 2026 - 09:39 WIB

Kemnaker–Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif

Sunday, 7 June 2026 - 09:02 WIB

Kemnaker dan IJTI Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus

Friday, 5 June 2026 - 12:09 WIB

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Thursday, 4 June 2026 - 05:04 WIB

Saat Stok Darah Menipis, TPK Koja Gelar Donor Darah Bantu Kebutuhan Stok Darah untuk PMI DKI Jakarta

Thursday, 4 June 2026 - 04:37 WIB

Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik

Berita Terbaru