Maritim Indonesia – Perusahaan teknologi transportasi asal Indonesia, PT Sqiva Infotech Nusantara (Sqiva), berhasil mengimplementasikan sistem operasional pelabuhan penumpang di Singapore Cruise Centre (SCC) HarbourFront, Singapura. Sistem bernama Cruise and Ferry Operating System (CFOS) tersebut kini menjadi bagian inti dalam mendukung operasional terminal yang diresmikan pada 22 September 2026.
CFOS dikembangkan Sqiva bersama Singapore Cruise Centre Pte Ltd sebagai pengelola terminal. Selain digunakan di HarbourFront, sistem ini juga mendukung operasional terminal SCC di Tanah Merah.
Singapore Cruise Centre (SCC) HarbourFront, Singapura, yang didukung sistem operasional pelabuhan CFOS besutan Sqiva.
Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi maritimindonesia.id pada Senin (28/9) disampaikan, terminal tersebut melayani pergerakan penumpang feri menuju sejumlah destinasi di Indonesia, antara lain Batam Centre, Harbour Bay, Sekupang, Tanjung Balai Karimun, Nongsapura, Bengkong, Tanjung Pinang, Teluk Sebong dan Teluk Senimba. Layanan juga mencakup rute menuju Desaru dan Tanjung Pengelih di Malaysia, serta kapal pesiar internasional yang singgah di HarbourFront.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak beroperasi penuh pada 15 Juli 2026, terminal yang didukung CFOS telah melayani lebih dari 720.000 penumpang feri dan kapal pesiar. Pada 8 Agustus 2026, terminal bahkan mencatat pergerakan hingga 18.000 penumpang keberangkatan dalam satu hari.
Terintegrasi dengan Berbagai Layanan
CFOS dirancang untuk mengintegrasikan berbagai proses operasional pelabuhan penumpang, mulai dari pengaturan keluar-masuk kapal di dermaga, pencatatan pergerakan penumpang, proses check-in, pemeriksaan imigrasi, hingga pengaturan penumpang di ruang tunggu dan proses boarding.
Untuk mendukung layanan lintas negara, sistem tersebut juga terhubung dengan sistem imigrasi Singapura dan Indonesia. Pengembangan CFOS kemudian diperluas dengan integrasi terhadap sistem reservasi operator feri, layanan self-service check-in, bag drop, pra-imigrasi, hingga proses boarding di gate dan pontoon.
Sistem ini juga mendukung penerapan layanan passport-free di pelabuhan laut Singapura serta terhubung dengan Maritime Digital Twin untuk membantu meningkatkan pemantauan kondisi operasional di lapangan.
Pengembangan CFOS dilakukan Sqiva bersama SCC sejak 2022. Sistem tersebut pertama kali digunakan di SCC pada Juli 2024 dan terus dikembangkan hingga diterapkan sebagai sistem inti di terminal baru HarbourFront dan terminal Tanah Merah.
Dalam prosesnya, Sqiva dan SCC menyelaraskan kebutuhan operasional dengan pengembangan teknologi yang diterapkan. Pendekatan tersebut membuat sistem dikembangkan berdasarkan kebutuhan spesifik operasional SCC, sekaligus memungkinkan pengembangan dan penyempurnaan sistem dilakukan secara berkelanjutan.
Apresiasi Singapore Cruise Centre
Singapore Cruise Centre menilai CFOS telah menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung operasional terminal.
Dalam surat apresiasi kepada Sqiva, Vice President (Technology and IT) Singapore Cruise Centre, Siew Kit Tan, menyampaikan sejumlah hal yang dinilai menjadi kekuatan Sqiva selama proses kerja sama.
Menurutnya, Sqiva menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap aspek teknis dan bisnis, respons terhadap kebutuhan perubahan, serta kemampuan menghadirkan dan menguji teknologi baru untuk mendukung kinerja, ketersediaan, skalabilitas dan interoperabilitas sistem.
Siew Kit Tan juga mengapresiasi kerja sama antara tim Sqiva dengan pengguna dari sisi teknologi informasi maupun operasional.
“Dari tim Teknologi dan IT, kami berterima kasih kepada Sqiva atas kerja sama, kerja tim, fleksibilitas, upaya, dan komitmen dalam membantu kami berhasil,” tulis Siew Kit Tan.
Perkuat Portofolio Teknologi Transportasi
Implementasi CFOS di Singapore Cruise Centre menjadi salah satu proyek internasional yang memperkuat portofolio Sqiva dalam pengembangan teknologi transportasi.
Selain sistem operasional pelabuhan, Sqiva mengembangkan sejumlah solusi teknologi transportasi, di antaranya Passenger Service System (PSS) untuk mendukung layanan penumpang dan Departure Control System (DCS) yang menangani proses mulai dari check-in hingga boarding.
Solusi tersebut dikembangkan untuk berbagai sektor transportasi, termasuk transportasi udara, darat dan laut.
Dengan implementasi CFOS di SCC, Sqiva menunjukkan bahwa perusahaan teknologi asal Indonesia dapat terlibat dalam pengembangan dan penerapan sistem operasional pada infrastruktur transportasi di tingkat internasional.
Sqiva juga terus mengembangkan solusi teknologi untuk kebutuhan transportasi dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak yang membutuhkan pengembangan maupun modernisasi sistem operasional. (idj)


Singapore Cruise Centre (SCC) HarbourFront, Singapura, yang didukung sistem operasional pelabuhan CFOS besutan Sqiva.




