SPJM Dorong Operational Excellence, Layanan 24 Jam di Sungai Mahakam Ditingkatkan

- Pewarta

Wednesday, 18 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Grup, subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) menyambut antusias pemberlakuan kegiatan pengolongan 24 jam di perairan Sungai Mahakam dengan melakukan upaya optimal dari sisi kesiapan operasional, sarana dan prasarana pemanduan, serta teknologi pendukung.

Sebagaimana diketahui bahwa seluruh instansi baik dari pemerintah, instansi teknis, dan pelaku usaha pelayaran telah melakukan langkah kolaboratif untuk merumuskan strategi terkait isu keselamatan dan juga kepadatan kapal di perairan Sungai Mahakam dengan mempertimbangkan keamanan infrastruktur vital dan juga kelancaran alur lalu lintas perairan. Hingga akhirnya tercetus salah satu strategi yaitu dengan memberlakukan kegiatan pengolongan selama 24 jam.

Direktur Operasi dan Teknik SPJM, Edward Napitupulu menyampaikan, “Sebagai bagian dari Pelindo Grup yang menangani kegiatan pemanduan dan penundaan di perairan Sungai Mahakam kami menyambut baik inisiasi pemerintah melalui KSOP Kelas I Samarinda yang memberlakukan kegiatan pengolongan 24 jam sebagai alternatif solusi untuk kelancaran kegiatan dan juga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selaras dengan Edward, Senior Manager wilayah 4, Al Abrar menjelaskan, “Kami segera melakukan persiapan-persiapan operasional yang diperlukan untuk optimalisasi pelayanan selama 24 jam mencakup pengolongan di Martadipura, Tenggarong, Mahulu, Mahakam, dan Mahkota.”

Dikatakan juga, pada pola lama, pengolongan kapal turun dimulai jam 06.00 wita – 10.00 wita dengan perubahan pola baru maka jadwal pengolongan akan menjadi 2 x pengolongan naik dan 2 x pengolongan turun.

“Untuk itu, dari sisi SDM selain melakukan penyegaran terhadap personil eksiting, kami juga akan melakukan penambahan jumlah pandu sebanyak 10 orang sehingga nanti total pandu adalah 42 orang dengan skill dan pengalaman yang mumpuni serta sertifikasi yang mengacu pada ketentuan yang berlaku,” tambah Abrar.

Selain itu, lanjutnya, juga akan dilakukan evaluasi untuk mengukur performa kapal tunda yang ada. Selanjutnya untuk pelayanan tunda escort di Mahulu kami juga akan menyiapkan 1 unit kapal tunda escort sebagai penambah sarpras eksisting yang sudah ada yaitu 3 unit kapal tunda assist.

Dari sisi dukungan teknologi SPJM telah menyiapkan planning and control room (PnC) terintegrasi termasuk penigkatan kapasitas Automatic Identification System (AIS) untuk pemantauan pelayanan secara real-time, standarisasi layanan, integrasi data peningkatan keselamatan kerja (HSSE), serta transparansi layanan yang lebih baik.

Lebih lanjut Edward menambahkan “Upaya-upaya tersebut tentunya harus dilakukan dengan berkelanjutan. Selain itu, mengingat bahwa kegiatan pemanduan dan penundaan mengutamakan peran serta aktif semua pihak dalam menegakkan keselamatan berlayar, maka butuh dukungan dari seluruh pihak terkait agar kegiatan kapal di perairan Sungai Mahakam dapat berjalan dengan lancar sehingga pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, aman, efisien, dan andal”, pungkas Edward. (ire djafar)

Berita Terkait

Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026 Hadapi Transformasi Dunia Kerja
Pelindo dan Kejari Merauke Kolaborasi Perkuat Pendampingan Hukum Perusahaan
IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis, Komoditas Unggulan Asal Jambi
Menaker Pacu Talenta Muda Jadi Inovator dan Pencipta Kerja Lewat Talent & Innovation Hub
Menaker: BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis
Kemnaker Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan
IPCM Raih Indonesia Best CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Sosial dan Lingkungan
TKBM Priok Siap Bertransformasi, Digitalisasi dan Kesejahteraan Jadi Fokus RAT 2025

Berita Terkait

Friday, 22 May 2026 - 13:43 WIB

Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026 Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Friday, 22 May 2026 - 13:35 WIB

Pelindo dan Kejari Merauke Kolaborasi Perkuat Pendampingan Hukum Perusahaan

Friday, 22 May 2026 - 13:27 WIB

IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis, Komoditas Unggulan Asal Jambi

Friday, 22 May 2026 - 13:08 WIB

Menaker Pacu Talenta Muda Jadi Inovator dan Pencipta Kerja Lewat Talent & Innovation Hub

Friday, 22 May 2026 - 13:00 WIB

Menaker: BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis

Berita Terbaru