Terminal Booking System Resmi Diterapkan, JICT Targetkan Pengurangan Waktu Tunggu Truk

- Pewarta

Thursday, 21 August 2025 - 02:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Jakarta International Container Terminal (JICT) bersama seluruh terminal peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok resmi mengimplementasikan Terminal Booking System (TBS).

Direktur Utama JICT, Ade Hartono, menyebut penerapan TBS menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi logistik nasional.

“Dengan TBS, kita membebaskan logistik nasional dari antrean panjang, waktu tunggu yang tidak pasti, dan biaya tinggi. JICT siap menjadi pelopor dalam menghadirkan layanan yang lebih tertib, modern, dan efisien,” ujar Ade dalam acara peluncuran TBS di Museum Maritim, Tanjung Priok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui sistem ini, setiap kendaraan pengangkut peti kemas yang masuk kawasan pelabuhan kini memiliki jadwal kedatangan yang pasti. Hal ini diharapkan mampu menekan potensi kemacetan, mengurangi waktu tunggu truk secara signifikan, serta memberikan kepastian bagi pengguna jasa.

“Bagi pengguna jasa, TBS memberikan kepastian. Bagi operator pelabuhan, sistem ini menghadirkan tata kelola yang lebih teratur. Dan bagi Indonesia, langkah ini menjadi bagian dari upaya besar menurunkan biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu kendala daya saing nasional,” tambah Ade.

Peluncuran TBS yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan memiliki makna simbolis, bahwa bangsa Indonesia tidak hanya memperingati sejarah, tetapi juga melangkah maju dengan inovasi.

JICT menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan pemerintah serta berkolaborasi dengan regulator, operator pelabuhan, dan pelaku usaha logistik agar implementasi sistem ini berjalan optimal.

Sebagai terminal peti kemas terbesar dan tersibuk di Indonesia, JICT menempatkan keberhasilan TBS sebagai bagian dari tanggung jawabnya terhadap kepentingan nasional.

“Kami percaya, keberhasilan TBS tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh komitmen, koordinasi, dan konsistensi semua pihak. Inilah langkah bersama menuju logistik Indonesia yang lebih tangguh,” tutup Ade. (ire djafar)

Berita Terkait

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026
IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026
Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Tuesday, 20 October 2026 - 12:19 WIB

Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Monday, 19 October 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terbaru