Tingkatkan Kesadaran Antikorupsi Sejak Dini, Kemenhub Sempurnakan Kurikulum Pendidikan Antikorupsi

- Pewarta

Thursday, 24 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus meningkatkan pendidikan anti korupsi pada seluruh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan di lingkungan Kemenhub. Melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan, Kemenhub menyempurnakan kurikulum pendidikan antikorupsi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, kejahatan korupsi di Indonesia saat ini sudah mengkhawatirkan karena terjadi hampir di seluruh bidang sosial kemasyarakatan. Untuk itu, pendidikan anti korupsi harus dilaksanakan, khususnya di lingkungan Kementerian Perhubungan sehingga seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) Transportasi tidak melakukan korupsi.

“Dengan Pendidikan Anti korupsi ini saya sangat berharap bahwa akan timbul kesadaran dan rasa malu bagi seluruh Insan Transportasi jika melakukan korupsi,” ujar Menhub di Jakarta, Kamis (24/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menyempurnakan kurikulum pendidikan antikorupsi, BPSDM Pehubungan menyelenggarakan Forum Group Discussion Pendidikan Anti Korupsi ”Memperkuat Tameng Integritas Generasi Penerus Insan Transportasi Melalui Desain Baru Kurikulum Anti Korupsi.”

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana sosialisasi bagi seluruh Pegawai dan Taruna Kementerian Perhubungan terkait dengan kampanye anti korupsi. Salah satunya yakni pemilihan Duta Integritas di lingkungan BPSDM Perhubungan dengan menanamkan 9 nilai integritas yaitu jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggungjawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil.

Menhub mengatakan, kejahatan korupsi berdampak pada perekonomian negara, kesejahteraan masyarakat, hingga akses terhadap pemenuhan kebutuhan dasar warga masyarakat. Dalam rangka menekan korupsi di Indonesia, Presiden Joko Widodo telah meminta seluruh Kementerian dan Lembaga membangun system yang menutup peluang terjadinya tindak pidana korupsi. Salah satunya dengan penggunaan teknologi melalui penggunaan aplikasi seperti e-budgeting, e-procurement, e-audit dan aplikasi-aplikasi lain yang mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di lingkungan Kementerian dan Lembaga.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga telah melakukan reformasi di sektor pelayanan publik dan perizinan dengan cara menyederhanakan birokrasi. Dengan demikian, proses pelayanan dapat lebih cepat dan peluang tindak korupsi dapat diminimalisir.

“Saya selaku Menteri Perhubungan menghimbau kepada seluruh jajaran di Kementerian Perhubungan agar dapat terus meningkatkan kesadaran seluruh pegawai akan bahayanya tindak korupsi,” lanjut Menhub.

Dengan adanya pendidikan antikorupsi, Menhub berharap akan terbentuk pengetahuan dan pemahaman bentuk korupsi dan aspek-aspeknya, mengubah persepsi dan sikap terhadap korupsi, serta membentuk keterampilan dan kecakapan baru yang ditujukan untuk melawan korupsi. (idj)

Berita Terkait

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026
IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026
Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional
Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA
Pelindo Marine Resmikan MCK Sehat di Bondowoso, Dorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
IPCM Raih Most Innovative CFO Award 2026, Perkuat Inovasi dan Efisiensi Operasional
Tag :

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Monday, 19 October 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Monday, 19 October 2026 - 11:03 WIB

Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026

Monday, 19 October 2026 - 10:36 WIB

IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026

Friday, 16 October 2026 - 16:55 WIB

Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional

Berita Terbaru