Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat, TTL Latih Tenaga Kerja dalam Penanganan P3K

- Pewarta

Wednesday, 13 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Sebagai bagian dari upaya penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menggelar Sertifikasi Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) Kemenaker RI. Kegiatan yang bekerja sama dengan PT Nusantara Traisser ini berlangsung selama tiga hari, pada 11–13 Mei 2026, bertempat di Kantor PT Terminal Teluk Lamong.

Pelatihan ini diikuti oleh 17 pegawai dari berbagai unit kerja di lapangan, Operator alat bongkar muat, Yard Talker, Ship Talker, Operation Ship Operator Assistant, termasuk tim peralatan dan teknologi informasi. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapsiagaan darurat tersebar merata di seluruh lini operasional pelabuhan.

Pelaksanaan pelatihan P3K ini juga merupakan pemenuhan regulasi K3 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor PER.15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja. Regulasi tersebut mewajibkan perusahaan untuk menyediakan petugas P3K yang memiliki kompetensi dan sertifikasi resmi sesuai tingkat risiko dan jumlah tenaga kerja di lingkungan perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dengan pelatihan dasar, sertifikasi ini membekali peserta dengan kurikulum yang komprehensif. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teori di dalam kelas, tetapi juga diwajibkan mengikuti sesi praktik langsung guna memastikan kecakapan tindakan. Materi yang diberikan mencakup anatomi dan fisiologi manusia, Resusitasi Jantung Paru (RJP), penanganan pajanan bahan kimia, hingga teknik tanggap darurat dan evakuasi korban.

Trainer pada pelatihan ini, Heri Suwarsono dan Herin Fikri Naufal, yang berpengalaman dalam bidang keselamatan kerja dan penanganan keadaan darurat di lingkungan industri. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan evaluasi, peserta akan memperoleh sertifikat resmi yang diakui oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi pertolongan pertama pada kecelakaan kerja.

Sekretaris Perusahaan PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan sekaligus mendukung visi TTL sebagai smart port modern berstandar internasional.

“Budaya keselamatan tidak hanya dibangun melalui sistem, tetapi juga melalui kesiapan dan kompetensi setiap individu dalam menghadapi situasi darurat. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan insan TTL mampu memberikan pertolongan pertama dengan benar,” ujarnya.

Kecepatan dan ketepatan dalam pemberian pertolongan pertama adalah faktor yang sangat krusial. Heri Suwarsono, instruktur pelatihan menjelaskan pentingnya keseriusan peserta dalam menyerap materi praktik.

“Pelatihan ini bukan sekadar pemenuhan regulasi K3, melainkan pembekalan kemampuan dasar untuk memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan aman saat terjadi kondisi darurat di lingkungan kerja,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, PT Terminal Teluk Lamong berharap dapat terus menciptakan lingkungan kerja yang aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan. Selain itu, perusahaan juga ingin memastikan setiap personel memiliki kesiapan dan kepercayaan diri yang tinggi dalam menangani situasi medis darurat demi mendukung kelancaran operasional perusahaan yang berkelanjutan. (ire djafar)

Berita Terkait

KSP Dudung Tinjau Pelindo, Soroti Peran Strategis Pelabuhan dalam Mendukung Logistik Nasional
Hadapi Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, ASDP Perkuat Akses Wisata Danau Toba
PT Pelindo Solusi Maritim Lakukan Penggantian Sistem Komputerisasi pada Crane Pelabuhan
Danpushidrosal Hadiri Audiensi Asosiasi pelaku usaha logistik Indonesia dengan Menteri Keuangan RI
Rayakan Puncak HUT Ke-53, Kinerja ASDP Terus Tumbuh dengan Layanan Berdampak Berkelanjutan
SPJM Bukukan Laba Bersih melampaui target RKAP pada Kuartal I 2026
Arus Petikemas Internasional Naik 91 Persen, TPK Teluk Lamong Perkuat Peran Sebagai Gerbang Perdagangan Internasional Indonesia Timur
Perkuat Layanan Pemanduan, Pelindo Marine Operasikan Dua Kapal Baru di Tarakan dan Tenggarong

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 16:46 WIB

KSP Dudung Tinjau Pelindo, Soroti Peran Strategis Pelabuhan dalam Mendukung Logistik Nasional

Wednesday, 13 May 2026 - 16:21 WIB

Hadapi Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, ASDP Perkuat Akses Wisata Danau Toba

Wednesday, 13 May 2026 - 16:11 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat, TTL Latih Tenaga Kerja dalam Penanganan P3K

Wednesday, 13 May 2026 - 15:56 WIB

PT Pelindo Solusi Maritim Lakukan Penggantian Sistem Komputerisasi pada Crane Pelabuhan

Wednesday, 13 May 2026 - 13:06 WIB

Danpushidrosal Hadiri Audiensi Asosiasi pelaku usaha logistik Indonesia dengan Menteri Keuangan RI

Berita Terbaru