TPK Tarakan Pulihkan Fungsi Alat: Bongkar Muat Kembali Optimal, Operasional Normal

- Pewarta

Sunday, 13 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sempat ada kendala teknis, alat TPK Tarakan kembali berfungsi, bongkar muat berjalan dengan lancar.

Sempat ada kendala teknis, alat TPK Tarakan kembali berfungsi, bongkar muat berjalan dengan lancar.

Maritim Indonesia – Alat bongkar muat peti kemas jenis quay container crane (derek peti kemas di dermaga-red) di TPK Tarakan kembali berfungsi pada Sabtu dini hari setelah sebelumnya mengalami kendala teknis yang mengakibatkan alat tersebut tidak dapat berfungsi secara maksimal.

Pelayanan operasional kembali berjalan dengan baik yang ditandai oleh kegiatan bongkar muat kapal LCT Kayan Cahaya pada pukul 00.12 WITA. Dilanjutkan dengan bongkar muat KM Meratus Kupang yang bersandar di dermaga pada pukul 08:50 WITA.

Terminal Head TPK Tarakan Amrullah menyampaikan bahwa kendala operasional alat quay container crane terjadi sejak Rabu (9/7). Pada masa tersebut, kegiatan operasional TPK Tarakan tetap berjalan dengan menggunakan ship crane (derek kapal) sebagai alat bantu bongkar muat peti kemas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memohon maaf atas kendala operasional yang terjadi selama beberapa waktu akibat kendala alat yang terjadi, kami pastikan alat tersebut saat ini sudah berfungsi dengan baik,” terang Amrullah.

Kepala Meratus Line Cabang Tarakan Yuwono membenarkan bahwa bongkar muat peti kemas pada kapal Meratus Kupang saat ini telah dilayani dengan menggunakan quay container crane. Kapal tersebut sedianya akan melakukan bongkar muat sebanyak 820 boks. Kecepatan alat saat ini berada pada angka 25 boks peti kemas per jam dari target 15 boks. Kegiatan kapal ditargetkan selesai dalam waktu 40 jam.

“Hingga sore ini kegiatan bongkar muat kapal Meratus Kupang berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun dan crane yang digunakan juga dapat beroperasi dengan maksimal,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tarakan Stanislaus W. Wetik meminta kepada pengelola TPK Tarakan untuk memperhatikan kesiapan alat bongkar muat yang ada di terminal. Pihaknya mengaku akan melakukan pengawasan dan pembinaan kepada pihak pengelola terminal sesuai dengan tugas dan fungsi yang diamanatkan. Kendala alat yang terjadi sebelumnya dapat dijadikan pelajaran dan evaluasi dalam meningkatkan layanan kepada pelanggan.

“Crane saat ini sudah dapat beroperasi, namun hendaknya hal ini jangan sampai terulang kembali, harus ada manajemen yang baik untuk memastikan alat yang ada di terminal siap setiap saat dan berfungsi dengan baik,” pungkasnya. (ire djafar)

Berita Terkait

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026
IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026
Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Tuesday, 20 October 2026 - 12:19 WIB

Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Monday, 19 October 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terbaru