Maritim Indonesia — Dalam rangka memastikan kesiapan dan kepatuhan terhadap standar keamanan internasional International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code), PT Jawa Satu Power sukses menyelenggarakan kegiatan ISPS Code Exercise Manuvra di Terminal Khusus miliknya, Kamis (31/7).
Kegiatan simulasi ini dilaksanakan dengan asistensi penuh dari Recognized Security Organization (RSO) PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk KSOP Kelas II Patimban, POLSEK Cilamaya, KORAMIL Cilamaya, BKO TNI Kodim, serta Tim Damkar Cilamaya.
Pada pelaksanaan manuvra kali ini, skenario yang diujikan adalah “Demo Warga pada Area Terbatas serta Penutupan Akses pada Area Power Plant/ORF dan Uji Respon Perubahan Tingkat Keamanan (Security Level)”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Skenario tersebut dipilih secara khusus untuk menguji ketanggapan personel dan sistem keamanan dalam menghadapi eskalasi situasi yang berpotensi mengganggu operasional terminal dan instalasi vital nasional.
“Kegiatan exercise ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan fasilitas pelabuhan serta mendukung implementasi ISPS Code secara menyeluruh di Indonesia,” tegas Germanus Agus Waluyo, Kepala Operasi PT Jawa Satu Power saat membuka acara secara resmi.
Pelaksanaan simulasi berjalan dinamis dan realistis, dengan melibatkan koordinasi lapangan dari berbagai pihak. Dimulai dari simulasi demo warga di gerbang area terbatas, penutupan akses menuju power plant/ORF, hingga eskalasi level keamanan yang menuntut respons cepat dan terstruktur.
Semua elemen yang terlibat menunjukkan kesiapan tinggi dan menjalankan prosedur sesuai skenario yang telah disusun oleh Tim RSO PTK. Hal ini menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas sistem pengamanan yang diterapkan selama ini.
“Kami mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh pihak yang terlibat. Latihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari upaya kolektif dalam memastikan bahwa fasilitas strategis nasional terlindungi dari potensi ancaman,” ujar Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, Koordinator RSO PTK saat menutup kegiatan.
Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan, PT Jawa Satu Power juga menyerahkan plakat kepada seluruh stakeholder yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Melalui pelaksanaan ISPS Code Exercise Manuvra ini, PT Jawa Satu Power berharap dapat semakin memperkuat sistem keamanan di Terminal Khusus FSRU, membangun sinergi dengan stakeholder terkait, serta memastikan bahwa seluruh fasilitas strategis nasional senantiasa berada dalam kondisi aman, tangguh, dan sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan oleh ISPS Code.
“Keamanan bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal kesiapsiagaan manusia dan kekompakan dalam merespons setiap skenario dengan cepat dan tepat. Lewat latihan seperti ini, kita tidak hanya menjaga fasilitas, tapi juga menjaga kepercayaan negara dan masyarakat,” pungkas salah satu perwakilan tim internal PT Jawa Satu Power. (ire djafar)