Wamenaker: LKS Bipartit Sarana Penting dalam Mencegah Perselisi han Hubungan Industrial

- Pewarta

Wednesday, 10 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor

Maritim Indonesia — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit merupakan sarana penting dalam mencegah perselisihan hubungan industrial melalui penguatan komunikasi dan dialog antara pekerja dan pengusaha di tempat kerja.

“LKS Bipartit hadir sebagai forum komunikasi dan konsultasi yang berfungsi memecahkan persoalan ketenagakerjaan secara dini sekaligus menciptakan ketenangan bekerja. Karena itu, LKS Bipartit tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif perusahaan,” kata Afriansyah.

Afriansyah menyampaikan hal tersebut saat membuka Webinar Sharing Session bertajuk “Menuju Hubungan Industrial Bebas Konflik melalui LKS Bipartit” yang diselenggarakan secara daring, Selasa (9/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP), hingga April 2026 tercatat sebanyak 28.236 LKS Bipartit telah terbentuk di berbagai pe rusahaan di Indonesia. Keberadaan forum tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat dialog sosial dan membangun hubungan industrial yang harmonis.

Afriansyah mengatakan, berbagai perselisihan hubungan industrial umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Perselisihan sering kali berawal dari komunikasi yang tersendat, aspirasi yang tidak tersampaikan, atau kebijakan perusahaan yang belum dipahami secara utuh oleh para pihak.

“LKS Bipartit berperan sebagai ruang dialog awal, ruang klarifikasi, sekaligus mekanisme deteksi dini terhadap potensi persoalan di tingkat perusahaan,” ujarnya.

Menurutnya, apabila forum tersebut berfungsi dengan baik, berbagai persoalan dapat dibicarakan sebelum berkembang menjadi perselisihan terbuka. Aspirasi pekerja dapat didengar lebih awal, sementara perusahaan memiliki ruang untuk menjelaskan kebijakan dan kondisi usaha secara terbuka sehingga solusi dapat dicari bersama.

Ia menambahkan, semangat dialog dan musyawa rah tersebut sejalan dengan nilai-nilai Hubungan Industrial Pancasila yang terus didorong penerapannya di lingkungan kerja.

“Kehadiran pemerintah dalam hubungan industrial bukan untuk memenangkan salah satu pihak, melainkan memastikan ruang dialog tetap terbuka, hak-hak pekerja terlindungi, dan keberlangsungan usaha tetap terjaga,” tegas Afriansyah.

Melalui webinar ini, ia berharap pemahaman mengenai LKS Bipartit tidak berhenti pada aspek pemenuhan regulasi, tetapi berkembang menjadi praktik nyata yang dijalankan secara aktif dan dipercaya oleh pekerja maupun pengusaha. Dengan demikian, potensi perselisihan dapat dikenali, dibicarakan, dan diselesaikan sejak dini demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan. (novia)

— idj / idj —

Berita Terkait

IPCC Raih Kinerja Positif 2025 melalui Penguatan Operasi dan Pengembangan Bisnis
PELNI Apresiasi TNI AL Atas Temuan Air Raksa Di Atas KM Nggapulu
Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Dukung Pertumbuhan Logistik Bengkulu
TTL dan APTRINDO Perkuat Sinergi, Optimalkan Terminal Booking System untuk Kelancaran Logistik
Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa, Pentingnya Kehadiran Negara Lindungi Pekerja Indonesia di Sektor Berisiko Tinggi
Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3
Stimulus Libur Sekolah 2026, ASDP Berikan Diskon Tarif Jasa Pelabuhan hingga 100%
Mulai Juni, Penyeberangan Hunimua–Waipirit Beroperasi 24 Jam Tiap Akhir Pekan

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 13:09 WIB

IPCC Raih Kinerja Positif 2025 melalui Penguatan Operasi dan Pengembangan Bisnis

Wednesday, 10 June 2026 - 12:52 WIB

PELNI Apresiasi TNI AL Atas Temuan Air Raksa Di Atas KM Nggapulu

Wednesday, 10 June 2026 - 12:46 WIB

Wamenaker: LKS Bipartit Sarana Penting dalam Mencegah Perselisi han Hubungan Industrial

Wednesday, 10 June 2026 - 12:21 WIB

Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Dukung Pertumbuhan Logistik Bengkulu

Wednesday, 10 June 2026 - 10:57 WIB

TTL dan APTRINDO Perkuat Sinergi, Optimalkan Terminal Booking System untuk Kelancaran Logistik

Berita Terbaru

Berita

PELNI Apresiasi TNI AL Atas Temuan Air Raksa Di Atas KM Nggapulu

Wednesday, 10 Jun 2026 - 12:52 WIB