Dukung Lingkungan Bersih, PTP Cirebon Terapkan Mitigasi Debu Batubara Sesuai SOP

- Pewarta

Wednesday, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PTP Nonpetikemas tunjukkan kepedulian terhadap lingkungan ditandai dengan komitmen PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Cabang Cirebon dalam mendukung pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon.

PTP Nonpetikemas tunjukkan kepedulian terhadap lingkungan ditandai dengan komitmen PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Cabang Cirebon dalam mendukung pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon.

Maritim Indonesia – Dalam semangat kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Cabang Cirebon, sebagai operator terminal nonpetikemas, secara aktif mendukung kegiatan pengawasan lingkungan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam memastikan operasional pelabuhan berjalan selaras dengan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan.

Pengawasan dilakukan secara langsung di area operasional Pelabuhan Cirebon di periode April 2025, dengan fokus utama pada aktivitas bongkar muat komoditi curah kering, terutama batubara. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi dampak lingkungan yang timbul serta memastikan pelaksanaan prosedur mitigasi sesuai standar.

Branch Manager PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Cirebon, Hari Priyatna, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan sejumlah upaya mitigasi risiko dampak debu dari aktivitas bongkar muat batubara sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai operator terminal yang melayani komoditi curah kering, terutama batubara, kami telah menjalankan prosedur mitigasi secara maksimal untuk mengurangi risiko paparan debu selama proses bongkar muat berlangsung,” ujar Hari.

Lebih lanjut, Hari Priyatna juga menjelaskan bahwa gudang yang berada di area Lini I pelabuhan digunakan sebagai tempat transit sementara untuk batubara yang mengalami kendala dalam proses pengiriman ke pabrik di luar pelabuhan. Ia menegaskan bahwa aktivitas penumpukan batubara di dalam gudang tidak menimbulkan paparan debu ke lingkungan sekitar.

“Batubara yang ditumpuk berada di area tertutup, sehingga potensi debu yang menyebar ke area luar dapat diminimalisir,” jelasnya.

Salah satu langkah nyata yang diapresiasi oleh DLH adalah penggunaan gudang tertutup di area Lini I sebagai tempat transit sementara bagi batubara yang belum dapat langsung dikirim ke pabrik tujuan. Gudang ini dirancang untuk memastikan tidak terjadi paparan debu ke area pelabuhan maupun ke pemukiman sekitar.

Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup dari DLH Kota Cirebon, Sutarjo, menyampaikan apresiasinya atas upaya nyata yang telah dilakukan oleh PTP Cirebon dalam kegiatan kunjungan ke PTP Nonpetikemas baru-baru ini.

“Kami melihat adanya keseriusan dari pihak operator dalam menerapkan pengendalian pencemaran, khususnya dalam hal debu batubara. Ini merupakan bentuk tanggung jawab lingkungan yang patut dicontoh,” ujarnya.

DLH juga menegaskan bahwa kegiatan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga kualitas lingkungan di wilayah pelabuhan. Dalam hal ini, DLH juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga kerja sama yang baik demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Sebagai operator terminal nonpetikemas, PTP Cabang Cirebon tidak hanya fokus pada efisiensi operasional, tetapi juga mengedepankan pelayanan ramah lingkungan. Perusahaan mengoperasikan dermaga sepanjang 1.132 meter, gudang seluas 4.000 m², dan lapangan penumpukan seluas 20.000 m², serta dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti excavator, wheel loader, forklift, grab, dan jembatan timbang yang terintegrasi secara digital dengan sistem PTOS M untuk memastikan operasional yang cepat, aman, dan berwawasan lingkungan.

Dengan menangani beragam jenis komoditi seperti batubara, gypsum, semen curah, jagung curah, PKE, garam, hingga CPO dan RBD Olien, serta berbagai jenis barang proyek, PTP Cabang Cirebon terus memperkuat peran strategisnya sebagai penggerak logistik nasional sekaligus pelopor dalam praktik usaha berkelanjutan.

Langkah ini menjadi bagian dari program PTP Nonpetikemas Peduli Lingkungan, yang secara konsisten mendorong cabang-cabang operasional untuk aktif mendukung upaya pelestarian lingkungan, terutama di kawasan industri seperti pelabuhan.

“Kami percaya bahwa operasional pelabuhan yang unggul harus berjalan berdampingan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menciptakan pelabuhan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tutup Hari Priyatna. (ire djafar)

Berita Terkait

Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S
SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan
Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang
PT Multi Terminal Indonesia Pastikan, Kegiatan Pelayanan Operasional Tetap Berjalan Normal Selama Ramadhan
Satukan Tekad, PT Multi Terminal Indonesia Gelar Rapat Kerja Tahun 2026
Pelindo Petikemas Dukung Koperasi Merah Putih Ekspor 50 Ton Arang Tempurung Kelapa ke China
Mudik Gratis Lebaran 2026, Pelindo Siapkan 7.000 Kursi bagi Masyarakat
Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 08:31 WIB

Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S

Tuesday, 3 March 2026 - 08:13 WIB

SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan

Tuesday, 3 March 2026 - 07:56 WIB

Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

Tuesday, 3 March 2026 - 07:48 WIB

PT Multi Terminal Indonesia Pastikan, Kegiatan Pelayanan Operasional Tetap Berjalan Normal Selama Ramadhan

Tuesday, 3 March 2026 - 06:57 WIB

Satukan Tekad, PT Multi Terminal Indonesia Gelar Rapat Kerja Tahun 2026

Berita Terbaru