Pelayanan Makin Prima, Terminal Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok Hadirkan Fasilitas Nyaman Bagi Penumpang Domestik dan Internasional

- Pewarta

Saturday, 3 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Terminal penumpang kapal laut di Pelabuhan Tanjung Priok, yang kini dikenal dengan nama Nusantara Pura, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Setiap harinya, terminal ini dipadati oleh calon penumpang yang akan berangkat maupun penumpang yang baru tiba dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri.

Sebagai terminal yang juga melayani kapal wisata internasional, Nusantara Pura tak hanya menjadi simpul penting konektivitas laut, tetapi juga menjadi wajah pertama Jakarta dan Indonesia di mata para pelancong. Oleh karena itu, segala aspek pelayanan terus dimaksimalkan demi memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada para pengguna jasa.

Kepadatan layanan yang tinggi terlihat jelas pada Jumat (2/5) lalu. Dua kapal besar bersandar dan melayani ribuan penumpang. KM Bukit Raya yang datang dari Pontianak, Serasan, Midai, Tarempa, Natuna, Kijang, Belinyu, dan Tanjung Priok (PP) menurunkan 369 penumpang dan menaikkan 246 penumpang. Sementara KM Kelud dari rute Batam–Medan justru mencetak angka lebih besar, dengan menurunkan 1.369 penumpang dan menaikkan 2.460 penumpang menuju Batam dan Medan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka-angka tersebut membuktikan betapa strategisnya posisi Pelabuhan Tanjung Priok sebagai gerbang utama transportasi laut nasional. Menyikapi tingginya mobilitas ini, pengelola terminal tak tinggal diam. Mereka memastikan setiap proses embarkasi dan debarkasi berjalan tertib dan lancar.

Fasilitas-fasilitas terbaik telah disediakan demi kenyamanan penumpang, seperti garbarata, sistem keamanan X-ray, troli, toilet higienis, kantin, musala/masjid, dan ruang bermain anak. Selain itu, tenaga pelayanan dan personel keamanan turut dikerahkan untuk memastikan keselamatan dan ketertiban penumpang.

“Pelayanan di terminal ini sudah baik. Mulai dari alur pergerakan penumpang yang tertib saat naik dan turun kapal. Jalur keluar dan masuk dipisah, jadi tidak terjadi penumpukan,” ungkap Nisa, salah seorang penumpang kapal PELNI tujuan Pontianak.

Dia juga memuji kenyamanan ruang tunggu yang sejuk dan dilengkapi kursi yang memadai. Dari pantauan di lapangan, memang terlihat beberapa bagian bangunan terminal sedang dalam tahap renovasi. Namun, hal ini bukan pertanda ketidakberesan, melainkan langkah nyata untuk memberikan pelayanan yang lebih baik serta memenuhi standar layanan ramah disabilitas.

“Toilet mungkin ada yang tidak rapi, tapi itu karena sedang diperbaiki,” jelas Husni, penumpang lain yang ditanya soal kebersihan toilet.

Ia juga menyampaikan apresiasinya atas peran petugas kebersihan yang sigap menjaga kenyamanan terminal.

“Petugas selalu membersihkan fasilitas yang kotor dan membantu penumpang yang belum tahu lokasi fasilitas seperti toilet,” tambahnya.

Sebagai wajah pelabuhan terbesar di Indonesia, Nusantara Pura ingin memastikan bahwa kesan pertama penumpang adalah kesan yang membanggakan. Isu-isu negatif tentang layanan pelabuhan yang kerap beredar tidak menyurutkan semangat pengelola untuk terus berbenah dan menghadirkan standar pelayanan terbaik. Bukannya stagnan, Tanjung Priok justru terus bergerak maju, menjawab tantangan zaman dengan solusi konkret dan nyata di lapangan.

“Karena wajah kota berawal dari terminal tempat kedatangan penumpang,” pungkas Husni. (ire djafar)

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Tunjukan Sinergi untuk Galang Bantuan Bencana NTT
Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Friday, 28 August 2026 - 11:17 WIB

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Berita Terbaru