RSO PTK Gandeng PMTC Laksanakan Pelatihan Training IMO Course 3.21

- Pewarta

Wednesday, 9 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taati peraturan ISPS Code dan perkuat keamanan Pelabuhan, RSO PTK gelar training IMO Course 3.21 untuk Perwira Pertamina.

Taati peraturan ISPS Code dan perkuat keamanan Pelabuhan, RSO PTK gelar training IMO Course 3.21 untuk Perwira Pertamina.

Maritim Indonesia — Dalam upaya mendukung penerapan standar keamanan internasional di lingkungan pelabuhan, Recognized Security Organization PT Pertamina Trans Kontinental (RSO PTK) menggandeng PT Pertamina Maritime Training Center (PMTC) dalam penyelenggaraan Pelatihan IMO Model Course 3.21 – Port Facility Security Officer (PFSO), yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (7-9 Juli 2025), di Hotel Patra Jakarta.

Pelatihan ini diikuti oleh 23 orang Perwira Pertamina yang bertugas di berbagai Fasilitas Pelabuhan (Faspel) Pertamina di seluruh Indonesia. Seluruh peserta merupakan bagian dari garda terdepan dalam pengelolaan dan pengawasan sistem keamanan pelabuhan, yang kini dituntut untuk memiliki kompetensi sesuai ketentuan International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code.

RSO PTK menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan kompetensi personel melalui pelatihan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menaruh perhatian lebih terhadap peningkatan kapasitas SDM keamanan pelabuhan melalui pelatihan bertaraf internasional, agar setiap fasilitas pelabuhan Pertamina mampu memenuhi standar global dalam sistem pengamanan,” ujar Koordinator RSO PTK, Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa dalam pembukaan acara.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang keamanan maritim, yaitu Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, Capt. Ekky Saputra, dan Capt. Ramses Butarbutar.

Ketiganya membawakan materi strategis seputar peran dan fungsi PFSO, teknik penilaian risiko, penyusunan rencana keamanan pelabuhan (PFSP), hingga praktik identifikasi ancaman dan tanggapan terhadap insiden keamanan, agar setiap tindakan yang diambil ketika ada ancaman kemanan menjadi tepat guna dan tepat sasaran.

Pelatihan IMO Course 3.21 ini bertujuan untuk menjadikan seluruh Faspel yang dimiliki oleh Pertamina memiliki tingkat keamanan bertaraf internasional, sesuai dengan ketentuan ISPS Code.

Dengan peningkatan ini, diharapkan proses operasional pelabuhan akan berjalan lebih aman, efisien, dan termonitor dengan baik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi RSO PTK dalam membangun budaya keamanan maritim yang adaptif terhadap tantangan global, sekaligus mendukung kelancaran logistik dan distribusi energi nasional. (ire djafar)

Berita Terkait

IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan
Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S
SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan
Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang
PT Multi Terminal Indonesia Pastikan, Kegiatan Pelayanan Operasional Tetap Berjalan Normal Selama Ramadhan
Satukan Tekad, PT Multi Terminal Indonesia Gelar Rapat Kerja Tahun 2026
Pelindo Petikemas Dukung Koperasi Merah Putih Ekspor 50 Ton Arang Tempurung Kelapa ke China
Mudik Gratis Lebaran 2026, Pelindo Siapkan 7.000 Kursi bagi Masyarakat

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 09:21 WIB

IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan

Tuesday, 3 March 2026 - 08:31 WIB

Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S

Tuesday, 3 March 2026 - 08:13 WIB

SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan

Tuesday, 3 March 2026 - 07:56 WIB

Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

Tuesday, 3 March 2026 - 07:48 WIB

PT Multi Terminal Indonesia Pastikan, Kegiatan Pelayanan Operasional Tetap Berjalan Normal Selama Ramadhan

Berita Terbaru