Sambut Peresmian 80 Ribu Koperasi Merah Putih, KSTKBM Tanjung Priok Siap Jadi Garda Terdepan Ekonomi Gotong Royong

- Pewarta

Wednesday, 23 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KSTKBM Pelabuhan Tanjung Priok, Asep Slamet:

Ketua KSTKBM Pelabuhan Tanjung Priok, Asep Slamet: "Aksi anarkis hanya akan merugikan diri sendiri dan mengganggu kelancaran logistik"

“KSTKBM Pelabuhan Tanjung Priok sambut peresmian 80 ribu Koperasi Merah Putih, yang merupakan momentum Kebangkitan Koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat”

Maritim Indonesia — Ketua Koperasi Karya Sejahtera Tenaga Kerja Bongkar Muat (KSTKBM) Pelabuhan Tanjung Priok, Asep Slamet, menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa syukur atas langkah monumental Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang baru saja meresmikan 80 ribu Koperasi Merah Putih.

Ia menyebut peresmian tersebut bukan hanya angka semata, tetapi merupakan bentuk nyata keberpihakan negara terhadap penguatan koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar angka. Peresmian 80 ribu Koperasi Merah Putih adalah deklarasi politik dan ekonomi bahwa koperasi adalah jalan kedaulatan ekonomi rakyat, sebagaimana diamanatkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945,” tegas Asep Slamet.

Sebagai bagian dari keluarga besar gerakan koperasi nasional, KSTKBM Pelabuhan Tanjung Priok merasa terpanggil untuk terus memperkuat peran strategisnya dalam tata kelola tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di pelabuhan tersibuk di Indonesia.

“Kami bukan sekadar koperasi. Kami adalah garda terdepan kelancaran distribusi barang di pelabuhan. Para TKBM yang tergabung dalam KSTKBM adalah tenaga profesional yang menjalankan tugas dengan disiplin dan kompetensi tinggi, sesuai harapan Pelindo dan perusahaan bongkar muat,” jelasnya.

Selama ini, KSTKBM Tanjung Priok telah menjadi bagian penting dari kelancaran arus logistik nasional. Keberadaan koperasi ini tidak hanya sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai institusi sosial yang menjamin kesejahteraan pekerja pelabuhan sekaligus menjaga stabilitas operasional di lapangan.

Namun, Asep juga mengingatkan bahwa di tengah arus liberalisasi jasa dan tekanan komersialisasi pelabuhan, peran koperasi pelabuhan kerap menghadapi tantangan serius.

“Kami berharap dengan semangat Koperasi Merah Putih, pemerintah semakin teguh melindungi koperasi pelabuhan seperti KSTKBM dari segala bentuk pengerdilan atau marginalisasi,” imbuhnya.

Lebih jauh, Asep menyatakan bahwa peresmian 80 ribu Koperasi Merah Putih harus dimaknai sebagai momentum kebangkitan gerakan koperasi nasional, tidak hanya dalam skala ekonomi mikro tetapi juga dalam pengelolaan sektor-sektor strategis seperti kepelabuhanan.

“Koperasi bukanlah entitas masa lalu yang usang. Koperasi adalah bentuk modern dari gotong royong yang relevan, tangguh, dan mampu menjawab tantangan zaman. Di KSTKBM, kami siap menyambut era baru koperasi yang lebih berdaulat, berdaya saing, dan menyejahterakan,” ujar Asep penuh optimisme.

Kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi angin segar yang memperkuat narasi kemandirian ekonomi berbasis rakyat. KSTKBM Tanjung Priok, yang selama ini telah membuktikan kontribusinya terhadap kelancaran distribusi barang dan penguatan tenaga kerja di pelabuhan, menyatakan kesiapan penuh menjadi bagian dari gerakan transformasi koperasi nasional.

“Kami percaya, ketika koperasi diberi ruang yang adil dan dilibatkan dalam ekosistem ekonomi strategis, maka kesejahteraan anggota dan kemajuan bangsa bukan lagi sekadar harapan, melainkan keniscayaan,” pungkas Asep Slamet. (ire djafar)

Berita Terkait

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC
Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum
PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia
Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Program Pelindo Sehat 2026, Berikan Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru
Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, GIBEI FEB UNJ Selami Bisnis Logistik Otomotif Lewat Kunjungan Industri ke IPCC
Pelindo Regional 2 Banten Peduli Lingkungan Laut: Gelar Program TJSL, Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 12:38 WIB

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC

Tuesday, 21 July 2026 - 08:04 WIB

Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen

Monday, 20 July 2026 - 23:17 WIB

Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

Monday, 20 July 2026 - 16:46 WIB

PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia

Sunday, 19 July 2026 - 23:24 WIB

Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan

Berita Terbaru