Terminal Booking System Resmi Diterapkan, JICT Targetkan Pengurangan Waktu Tunggu Truk

- Pewarta

Thursday, 21 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Jakarta International Container Terminal (JICT) bersama seluruh terminal peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok resmi mengimplementasikan Terminal Booking System (TBS).

Direktur Utama JICT, Ade Hartono, menyebut penerapan TBS menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi logistik nasional.

“Dengan TBS, kita membebaskan logistik nasional dari antrean panjang, waktu tunggu yang tidak pasti, dan biaya tinggi. JICT siap menjadi pelopor dalam menghadirkan layanan yang lebih tertib, modern, dan efisien,” ujar Ade dalam acara peluncuran TBS di Museum Maritim, Tanjung Priok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui sistem ini, setiap kendaraan pengangkut peti kemas yang masuk kawasan pelabuhan kini memiliki jadwal kedatangan yang pasti. Hal ini diharapkan mampu menekan potensi kemacetan, mengurangi waktu tunggu truk secara signifikan, serta memberikan kepastian bagi pengguna jasa.

“Bagi pengguna jasa, TBS memberikan kepastian. Bagi operator pelabuhan, sistem ini menghadirkan tata kelola yang lebih teratur. Dan bagi Indonesia, langkah ini menjadi bagian dari upaya besar menurunkan biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu kendala daya saing nasional,” tambah Ade.

Peluncuran TBS yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan memiliki makna simbolis, bahwa bangsa Indonesia tidak hanya memperingati sejarah, tetapi juga melangkah maju dengan inovasi.

JICT menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan pemerintah serta berkolaborasi dengan regulator, operator pelabuhan, dan pelaku usaha logistik agar implementasi sistem ini berjalan optimal.

Sebagai terminal peti kemas terbesar dan tersibuk di Indonesia, JICT menempatkan keberhasilan TBS sebagai bagian dari tanggung jawabnya terhadap kepentingan nasional.

“Kami percaya, keberhasilan TBS tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh komitmen, koordinasi, dan konsistensi semua pihak. Inilah langkah bersama menuju logistik Indonesia yang lebih tangguh,” tutup Ade. (ire djafar)

Berita Terkait

Dukung ESG dan SDGs, IPC TPK Manfaatkan Kembali 209 Kilogram Seragam Bekas
ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama
ASDP Pastikan Penanganan Optimal bagi Korban KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Menjadi Prioritas Utama
ASDP Sampaikan Keprihatinan Mendalam, Fokus pada Pemulihan dan Pendampingan Korban KMP Aceh Hebat 2
Terminal Teluk Lamong dan ALFI/ILFA Jatim Perkuat Sinergi, Dorong Efisiensi dan Daya Saing Logistik
Pelindo Dukung Restorasi Ekosistem Pesisir Muara Gembong melalui Penanaman Mangrove dan Bantuan Air Bersih
KSOP Kelas II Cirebon Gandeng Tiga Lembaga Pendidikan, Perkuat Kompetensi SDM Maritim
Kemenhub dan Finnet Indonesia Teken Kerja Sama Payment Gateway untuk Platform Digital MaritimHub

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 05:51 WIB

Dukung ESG dan SDGs, IPC TPK Manfaatkan Kembali 209 Kilogram Seragam Bekas

Saturday, 13 June 2026 - 04:37 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama

Friday, 12 June 2026 - 23:00 WIB

ASDP Pastikan Penanganan Optimal bagi Korban KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Menjadi Prioritas Utama

Friday, 12 June 2026 - 22:20 WIB

ASDP Sampaikan Keprihatinan Mendalam, Fokus pada Pemulihan dan Pendampingan Korban KMP Aceh Hebat 2

Friday, 12 June 2026 - 12:12 WIB

Terminal Teluk Lamong dan ALFI/ILFA Jatim Perkuat Sinergi, Dorong Efisiensi dan Daya Saing Logistik

Berita Terbaru