Maritim Indonesia – Menyikapi situasi keamanan di Jakarta yang belakangan dinilai memprihatinkan, Koperasi Karya Sejahtera Tenaga Kerja Bongkar Muat (KS TKBM) Pelabuhan Tanjung Priok menyerukan kepada seluruh anggota dan jajaran serikat pekerja serta serikat buruh yang berada di bawah naungan Koperasi KS TKBM untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang berpotensi menimbulkan tindakan anarkis.
Ketua Koperasi KS TKBM Pelabuhan Tanjung Priok, Asep Slamet, menegaskan bahwa para tenaga kerja bongkar muat (TKBM) memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus barang dan stabilitas logistik nasional.
“Saya menghimbau kepada seluruh anggota tenaga kerja bongkar muat agar tidak mudah terhasut ajakan-ajakan yang dapat merusak keamanan, khususnya di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan wilayah Jakarta pada umumnya. Mari kita tetap bersatu menjaga keamanan dan ketertiban, mengingat peran TKBM sangat penting dalam menjaga kelancaran logistik nasional,” ujar Asep di Jakarta, Sabtu (30/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, keberlangsungan kegiatan bongkar muat di pelabuhan terbesar di Indonesia tersebut bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga berkaitan dengan kepentingan yang lebih luas yakni menjaga rantai pasok nasional.
“Kami berharap seluruh anggota tetap menjalankan kewajiban bongkar muat sebagaimana mestinya. Stabilitas logistik nasional harus terus kita jaga, karena ini menyangkut kepentingan bangsa dan kedaulatan negara,” tegasnya.
Asep juga menegaskan, setiap bentuk aksi anarkis hanya akan merugikan pekerja sendiri dan mengganggu roda perekonomian bangsa. Ia menekankan agar seluruh anggota Koperasi KS TKBM Tanjung Priok tidak terlibat dalam gerakan yang dapat menimbulkan kekacauan yang bisa merugikan masyarakat.
“Kita jangan sampai terprovokasi. Aksi anarkis tidak akan menyelesaikan masalah, justru akan mengganggu kelancaran logistik, merusak citra pelabuhan, dan merugikan masyarakat luas. Jalan terbaik adalah tetap bekerja dan tetap menjaga persatuan,” ungkap Asep.
Dia menambahkan bahwa solidaritas dan persatuan antar tenaga kerja bongkar muat menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas keamanan di pelabuhan.
“TKBM adalah garda terdepan yang memastikan kelancaran distribusi barang di Indonesia. Jika pelabuhan kondusif, maka ekonomi nasional pun bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Himbauan ini sekaligus menjadi pesan moral bagi seluruh tenaga kerja di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok agar tetap fokus pada tugas dan tanggung jawabnya, khususnya dalam mendukung stabilitas logistik serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (ire djafar)







