IPC TPK Dukung Pertumbuhan Ekspor-Impor dan Perkuat Peran Sebagai Mitra Strategis Logistik

- Pewarta

Monday, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses penyandaran kapal MV Alvan di perairan Terminal Operasi 3 IPC TPK.

Proses penyandaran kapal MV Alvan di perairan Terminal Operasi 3 IPC TPK.

Seremoni penyambutan Maiden Voyage (MV Alvan) oleh Manajemen IPC TPK Area Tanjung Priok. Saat ini IPC TPK membuka rute baru ke Vietnam, untuk memperkuat konektivitas maritim Indonesia.
Seremoni penyambutan Maiden Voyage (MV Alvan) oleh Manajemen IPC TPK Area Tanjung Priok. Saat ini IPC TPK membuka rute baru ke Vietnam, untuk memperkuat konektivitas maritim Indonesia.

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melayani rute pelayaran tambahan menuju Vietnam. Layanan ini dibuka oleh perusahaan pelayaran HDAS CO dengan agen Karana Line. MV Alvan menjadi kapal perdana yang membuka layanan tersebut. Kapal berbendera Iran ini sandar di Terminal Operasi 3 IPC TPK, Jumat (18/9), akan menempuh rute perjalanan Port Klang – Hai Phong – Pasir Gudang – Port Klang dan Jakarta sebagai adhoc call.

“Kami menyambut baik pelayaran perdana dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Vietnam ini sebagai langkah nyata memperkuat konektivitas maritim Indonesia dengan kawasan Asia Tenggara. Inisiatif ini tidak hanya membuka peluang perdagangan yang lebih luas, tetapi juga memperkuat peran IPC Terminal Petikemas sebagai mitra strategis dalam mendukung kelancaran arus logistik.” ujar Guna Mulyana, Direktur Utama IPC TPK.

MV Alvan dengan Length.Overall (LOA) 167 meter dan Beam 26 meter. Total bongkar muat pada MV Alvan sebanyak 450 boxes petikemas. Dengan dibukanya rute baru ini diharapkan dapat mendukung arus ekspor-impor di Kawasan Asia bagian selatan. Di samping itu, dapat meningkatkan nilai ekspor-impor Vietnam mengingat pertumbuhannya cukul besar pada 2024 yaitu 15,4% dibanding tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan pertumbuhan perdagangan tahunan rata-rata >10%, kedua negara menargetkan nilai perdagangan mencapai US$ 18–20 miliar pada 2025–2026. Mengacu data otoritas Vietnam, nilai ekspor Vietnam ke Indonesia tembus US$ 6 miliar pada 2024 tertinggi sepanjang sejarah. Rute baru ini diproyeksikan mempercepat pencapaian target tersebut.

“Layanan ini memperkuat peran IPC TPK sebagai mitra strategis logistik internasional dan membuka peluang lebih besar bagi pelaku ekspor-impor Indonesia. Harapannya rute baru ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing ekspor Indonesia di pasar Asia Tenggara” tutup Guna Mulyana. (ire djafar)

Berita Terkait

Kenaikan Harga BBM Berdampak pada Layanan Pemanduan dan Penundaan di Pelabuhan
Pelindo dan Asosiasi Pelabuhan Perkuat Sinergi Layanan Logistik
Pelindo dan Tiran Nusantara Group Jajaki Peluang Kerja Sama
Kinerja Kuartal I 2026 Tumbuh 4,5%, Terminal Teluk Lamong Perkuat Peran di Logistik Nasional
Tarif Disesuaikan, ASDP Perkuat Layanan dan Konektivitas Tarakan–Sebawang
Pelindo dan Pemkot Makassar Sepakat Tata Pelabuhan Lebih Baik
ASDP Gandeng Pemprov Aceh Perkuat Layanan Konektivitas Maritim
Pelindo Marine Perluas Layanan, Dukung Kelancaran Distribusi Minerba di Sulawesi dan Kalimantan

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 03:49 WIB

Kenaikan Harga BBM Berdampak pada Layanan Pemanduan dan Penundaan di Pelabuhan

Wednesday, 15 April 2026 - 00:43 WIB

Pelindo dan Asosiasi Pelabuhan Perkuat Sinergi Layanan Logistik

Wednesday, 15 April 2026 - 00:33 WIB

Pelindo dan Tiran Nusantara Group Jajaki Peluang Kerja Sama

Tuesday, 14 April 2026 - 13:41 WIB

Kinerja Kuartal I 2026 Tumbuh 4,5%, Terminal Teluk Lamong Perkuat Peran di Logistik Nasional

Tuesday, 14 April 2026 - 12:11 WIB

Tarif Disesuaikan, ASDP Perkuat Layanan dan Konektivitas Tarakan–Sebawang

Berita Terbaru

Berita

Pelindo dan Asosiasi Pelabuhan Perkuat Sinergi Layanan Logistik

Wednesday, 15 Apr 2026 - 00:43 WIB

Berita

Pelindo dan Tiran Nusantara Group Jajaki Peluang Kerja Sama

Wednesday, 15 Apr 2026 - 00:33 WIB