Kolaborasi Strategis Pelindo–APBMI Makin Solid, Dorong Efisiensi Logistik dan Profesionalisasi PBM

- Pewarta

Saturday, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Kolaborasi antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) terus menunjukkan penguatan yang signifikan dalam mendukung sistem logistik nasional yang efisien dan berkelanjutan. Hingga saat ini, sebanyak 460 perusahaan bongkar muat (PBM) telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Pelindo di berbagai pelabuhan di Indonesia. Momentum penguatan sinergi ini menjadi salah satu poin utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APBMI 2025 yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/11).

Kegiatan bertema “Mewujudkan Keberlangsungan PBM Melalui Kemitraan dengan Badan Usaha Pelabuhan” ini dihadiri oleh Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, yang secara resmi membuka acara, serta jajaran pejabat Kementerian Perhubungan, manajemen Pelindo, dan para pengurus APBMI dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Wamenhub Suntana menegaskan pentingnya profesionalisme PBM dalam mendukung efisiensi logistik nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk bisa profesional dan mengikuti aturan serta mengurangi biaya operasional, APBMI harus memanfaatkan teknologi informasi yang mumpuni dalam aktivitasnya,” ujarnya.

Suntana juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap pengelolaan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di sejumlah pelabuhan.

“Masih banyak TKBM yang berusia di atas 60 tahun dan tetap bekerja. Ini harus segera dievaluasi. Termasuk pembagian hasil 70 persen untuk TKBM dan 30 persen untuk PBM, akan kami tindak lanjuti agar lebih proporsional,” tegasnya.

Menurutnya, persepsi mahalnya biaya logistik nasional seringkali keliru.

“Yang mahal itu bukan di pelabuhan, tapi di jalur darat,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Operasi Pelindo, Putut Srimulyanto, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperluas kerja sama dengan PBM di seluruh pelabuhan.

“Kami terbuka untuk berkolaborasi. Saat ini sudah ada 460 PBM yang menjalin kesepakatan bongkar muat dengan Pelindo,” ungkapnya.

Putut juga menilai pentingnya penataan regulasi perizinan PBM agar pengawasan lebih terarah.

“Idealnya, izin usaha PBM diberikan oleh KSOP karena mereka yang melakukan pengawasan di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Putut menekankan pentingnya dukungan PBM terhadap program pemerintah dalam Pemberitahuan dan Pelaporan Perdagangan Antar Pulau (PAP).

“Data perdagangan dalam negeri belum terintegrasi nasional. Dengan sistem PAP, kita bisa tahu kebutuhan riil komoditas seperti jagung, beras, dan kedelai. PBM harus berperan aktif dengan membuat laporan PAP setiap kali ada kegiatan bongkar muat,” jelasnya.

Dari sisi asosiasi, Ketua Umum APBMI Juswandi Kristanto menyampaikan apresiasi kepada Pelindo atas kemitraan yang semakin solid.

“Pelindo ibarat pemilik sawah dan PBM adalah petani penggarapnya. Kolaborasi ini saling menguntungkan jika dikelola secara adil,” ujarnya.

Juswandi juga mengusulkan agar pengelolaan koperasi TKBM di pelabuhan dibuka lebih dari satu agar tidak terjadi monopoli.

“Kalau ada lebih dari satu koperasi, akan muncul kompetisi sehat dan pengguna jasa punya pilihan,” katanya.

Ketua Panitia Rakernas, Kodi Lamahayu, turut mengapresiasi dukungan seluruh pihak hingga Rakernas dapat terselenggara dengan baik. Acara ini juga dihadiri oleh Dirjen Perhubungan Laut M. Masyhud, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Budi Mantoro, Direktur KPLP Ginting, serta Ketua Umum Gapasdap Khoiri Soetomo, dan sejumlah pimpinan asosiasi pelaku usaha pelabuhan lainnya.

Rakernas APBMI 2025 menegaskan komitmen seluruh PBM untuk tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga bertransformasi menjadi mitra strategis dalam mendorong daya saing logistik nasional yang efisien dan berkeadilan. (idj)

Berita Terkait

Peduli Kemanusiaan di Bulan K3, SPJM Laksanakan Kegiatan Donor Darah
Dorong Wisata Berkelanjutan Karimunjawa, Pelindo Petikemas Terapkan Teknologi Terumbu Buatan APR
Gempa M5,0 Guncang Sumba Barat, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gerak Cepat Pemulihan Bencana Sumatera: KMP Jatra II Angkut 50 Ton Bahan Pokok dan 7 Excavator Menuju Sibolga
Sambut HAKORDIA 2025, PTP Nonpetikemas Berkolaborasi dengan KPK dalam Sosialisasi Pencegahan Korupsi
Dua Kapal Survei RI–Australia Jalani Sea Phase CHSE 2025, Fokus pada Penguatan Keamanan Navigasi
Menjaga Warisan Majapahit, Pelindo Marine Gerakkan Generasi Muda Peduli Laut
Wujudkan Kepedulian Sosial, TPK Koja Dorong Budaya Donor Darah di Lingkungan Kerja

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 03:40 WIB

Peduli Kemanusiaan di Bulan K3, SPJM Laksanakan Kegiatan Donor Darah

Tuesday, 16 December 2025 - 12:38 WIB

Dorong Wisata Berkelanjutan Karimunjawa, Pelindo Petikemas Terapkan Teknologi Terumbu Buatan APR

Saturday, 6 December 2025 - 02:01 WIB

Gempa M5,0 Guncang Sumba Barat, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Saturday, 6 December 2025 - 01:33 WIB

Gerak Cepat Pemulihan Bencana Sumatera: KMP Jatra II Angkut 50 Ton Bahan Pokok dan 7 Excavator Menuju Sibolga

Wednesday, 3 December 2025 - 09:17 WIB

Sambut HAKORDIA 2025, PTP Nonpetikemas Berkolaborasi dengan KPK dalam Sosialisasi Pencegahan Korupsi

Berita Terbaru

Berita

Merak-Bakauheni Jadi Barometer Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Tuesday, 17 Feb 2026 - 10:37 WIB

Berita

Libur Imlek Dongkrak Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali

Monday, 16 Feb 2026 - 11:42 WIB