Jelang Nataru, Kemenhub Cek Kelaiklautan 9 Kapal Penumpang di Manado, Bitung, dan Kupang

- Pewarta

Friday, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhub Periksa 9 Kapal Penumpang di Manado, Bitung dan Kupang untuk Pastikan Kelaiklautan Jelang Angkutan Nataru 2025/2026

Kemenhub Periksa 9 Kapal Penumpang di Manado, Bitung dan Kupang untuk Pastikan Kelaiklautan Jelang Angkutan Nataru 2025/2026

Maritim Indonesia – Untuk memastikan keselamatan pelayaran menjelang puncak mobilitas Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel) melakukan uji petik kelaiklautan terhadap 9 (sembilan) kapal penumpang di Pelabuhan Manado, Bitung dan Kupang. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan seluruh armada dalam kondisi laiklaut, aman, dan siap melayani masyarakat.

Enam Kapal Penumpang Diperiksa di Pelabuhan Manado dan Bitung

Di Pelabuhan Manado dan Bitung, Tim Uji Petik dipimpin oleh Kasubdit Keselamatan Kapal Ditkapel Capt. Maltus Jackline Kapistrano dan memeriksa KM Barcelona Satu, KM Gregorius, dan KM Mercy Teratai. Ketiga kapal di pelabuhan Manado tersebut menjadi fokus pemeriksaan karena akan melayani rute-rute dengan potensi lonjakan penumpang tinggi saat libur Nataru. Sedangkan di pelabuhan Bitung, Tim Uji Petik melaksanakan pemeriksaan terhadap KM Sangiang, KMP Ranaka dan KM Laksamana Muda Jhon Lie.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun ruang lingkup pemeriksaan meliputi kelengkapan dan keabsahan dokumen kapal dan awak kapal, peralatan keselamatan (life jacket, liferaft, APAR, dan lainnya), fasilitas keamanan kapal, kondisi konstruksi serta permesinan yang memengaruhi keselamatan pelayaran.

“Tim Ditkapel bersama AMSAT Internasional dan KSOP Kelas III Manado beserta KSOP Kelas I Bitung melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang sesuai Instruksi Dirjen,” ujar Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin.

Ia menjelaskan bahwa KM Gregorius dan KM Mercy Teratai telah menjalani uji petik sebelumnya oleh KSOP Manado, sedangkan KM Barcelona Satu baru diuji hari ini oleh tim gabungan. Untuk pelabuhan Bitung, KM Sangiang dan KM Laksamana Muda Jhon Lie telah dilaksanakan uji petik sebelumnya oleh KSOP Bitung. Adapun pemeriksaan ini merupakan implementasi Instruksi Dirjen Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 4 Tahun 2025.

“Kami memverifikasi ulang tindak lanjut atas rekomendasi uji sebelumnya, sedangkan KM Barcelona Satu dilakukan pemeriksaan penuh untuk memastikan kapal benar-benar memenuhi standar laiklaut,” jelasnya.

Samsuddin menambahkan bahwa pemeriksaan serupa akan dilakukan di 15 pelabuhan utama secara nasional sebagai bagian dari kesiapan angkutan laut Nataru 2025/2026.

Kupang Periksa Tiga Kapal: KM Sabuk Nusantara 90, KM Cakalang II, dan KM Lakaan

Di Pelabuhan Kupang, pemeriksaan dilakukan pada KM Sabuk Nusantara 90, KM Cakalang II, dan KM Lakaan. Ketiga kapal tersebut merupakan armada yang melayani konektivitas wilayah Nusa Tenggara Timur dan menjadi moda utama masyarakat.

Uji petik dilaksanakan pada 13 November 2025, dipimpin oleh Capt. Dicky Purnama, melibatkan Tim Ditkapel dan Marine Inspector KSOP Kelas III Kupang.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ketiga kapal secara umum laiklaut dan siap beroperasi. Namun terdapat beberapa temuan teknis yang harus segera ditindaklanjuti operator kapal.

Adapun pemeriksaan berfokus pada dokumen dan sertifikat keselamatan kapal, peralatan keselamatan dan permesinan, serta fasilitas keamanan lainnya untuk memastikan kapal siap beroperasi.

“Kami memastikan kapal-kapal penumpang di Kupang dalam kondisi benar-benar siap melayani masyarakat. Sesuai slogan ‘Zero Compromise for Safety’, tidak ada toleransi terhadap aspek keselamatan,” tegas Samsuddin.

Melalui rangkaian uji petik ini, Kementerian Perhubungan menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh kapal penumpang yang melayani Nataru berada dalam kondisi terbaik. Pemeriksaan dilakukan secara serentak mulai tanggal 1 s.d. 30 November 2025 di berbagai pelabuhan guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan menjaga standar keselamatan nasional. (fa)

 

— idj / idj — 

 

 

Berita Terkait

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026
IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026
Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Tuesday, 20 October 2026 - 12:19 WIB

Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Monday, 19 October 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terbaru