Elektrifikasi Container Crane, PT EPI dan Samudera Indonesia Group Dorong Transformasi Pelabuhan Rendah Emisi

- Pewarta

Tuesday, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Energi Pelabuhan Indonesia (PT EPI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pelabuhan nasional menuju operasional yang lebih efisien, modern dan ramah lingkungan. Penyelesaian pekerjaan elektrifikasi container crane milik PT Prima Nur Panurjwan (PT PNP), yang merupakan bagian dari Samudera Indonesia Group, menjadi langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan peralatan pelabuhan terhadap energi berbasis bahan bakar fosil.

Elektrifikasi peralatan bongkar muat, khususnya container crane, terbukti menjadi salah satu strategi efektif untuk menekan emisi karbon dan meningkatkan efisiensi energi di kawasan pelabuhan. Berdasarkan simulasi operasional berbagai pelabuhan internasional, konversi dari sistem berbahan bakar fosil ke energi listrik mampu mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 40–60%, menekan emisi CO₂ beberapa ton per unit per hari, serta menghilangkan emisi SO₂ dan NOₓ yang umumnya dihasilkan mesin diesel. Selain itu, penggunaan energi listrik juga berdampak pada penurunan tingkat kebisingan dan peningkatan kualitas udara di area kerja pelabuhan.

Pekerjaan elektrifikasi container crane milik PT PNP yang diselesaikan PT EPI mencakup proses konversi suplai energi, instalasi sistem kelistrikan baru yang lebih efisien, serta pengujian dan commissioning untuk memastikan peralatan dapat beroperasi secara optimal dan aman. Langkah ini sejalan dengan upaya pelabuhan-pelabuhan nasional dalam menerapkan praktik green port yang diamanatkan pemerintah, sekaligus mendukung agenda peningkatan efisiensi dan modernisasi operasional pelabuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama strategis ini turut mendukung target Pelindo Group dalam menciptakan operasional pelabuhan yang rendah emisi dan berstandar internasional. Sebagai entitas yang bergerak dalam penyediaan dan pengelolaan energi untuk kebutuhan pelabuhan, PT EPI memastikan seluruh proses pengerjaan proyek dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kualitas teknis, serta kesesuaian terhadap standar Good Corporate Governance (GCG).

Direktur Utama PT Prima Nur Panurjwan, Firman Kartasasmita, menyampaikan apresiasi atas penyelesaian pekerjaan ini.

“Sebagai bagian dari Samudera Indonesia Group, kami terus mendorong modernisasi peralatan dan peningkatan keandalan operasional. Pekerjaan elektrifikasi yang diselesaikan oleh EPI merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan peralatan kami. Ini langkah awal dari peningkatan berkelanjutan dan melalui mekanisme post project review kami akan memastikan manfaat operasionalnya benar-benar optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Energi Pelabuhan Indonesia, Andriyuda Siahaan, menyampaikan bahwa penyelesaian proyek ini menjadi momentum penting dalam langkah PT EPI memperluas implementasi elektrifikasi peralatan pelabuhan di seluruh Indonesia.

“Kami berterima kasih kepada Samudera Indonesia Group khususnya PT PNP atas kepercayaan yang diberikan kepada EPI. Seluruh proses dilakukan sesuai standar teknis dan keselamatan. Kami siap mendampingi PNP dalam fase evaluasi dan optimalisasi agar manfaat elektrifikasi ini dapat terukur dan mendukung peningkatan efisiensi operasional,” ujar Andriyuda Siahaan.

PT EPI juga menegaskan bahwa keberhasilan proyek elektrifikasi container crane ini merupakan bukti kesiapan perusahaan dalam mendukung transformasi energi di sektor kepelabuhanan. Ke depan, PT EPI berkomitmen memperluas kolaborasi dengan operator terminal, perusahaan pelayaran, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat penerapan teknologi ramah lingkungan di pelabuhan-pelabuhan nasional, termasuk pada entitas-entitas yang berada di bawah Samudera Indonesia Group.

Melalui penyelesaian pekerjaan ini, PT EPI dan PT PNP menandai langkah penting dalam upaya modernisasi peralatan pelabuhan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pengurangan emisi nasional. Inisiatif ini diharapkan menjadi contoh implementasi elektrifikasi peralatan bongkar muat yang dapat diterapkan di berbagai pelabuhan lainnya di Indonesia. (ire djafar)

Berita Terkait

Program Vokasi Juru Las Vokasi Juru Las Bawa PT Pelindo Solusi Maritim Raih Penghargaan Top CSR 2026
Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Nilai Kebangsaan
Dirut Pelindo: Nilai Pancasila Menjadi Fondasi Pelayanan dan Konektivitas Nasional
Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan
Perkuat Keamanan dan Layanan Penyeberangan Modern, ASDP Sterilisasi Pelabuhan Strategis Nasional
RAC 2026 Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun Mendatang, DPC INSA Jaya Ajak Anggota Berpartisipasi Aktif
Perkuat Modernisasi Teknologi Hidrografi Nasional, Pushidrosal Laksanakan Factory Visit ke Teledyne Marine Denmark dan Teledyne Caris Amsterdam

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 15:23 WIB

Program Vokasi Juru Las Vokasi Juru Las Bawa PT Pelindo Solusi Maritim Raih Penghargaan Top CSR 2026

Tuesday, 2 June 2026 - 14:58 WIB

Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Nilai Kebangsaan

Tuesday, 2 June 2026 - 14:48 WIB

Dirut Pelindo: Nilai Pancasila Menjadi Fondasi Pelayanan dan Konektivitas Nasional

Tuesday, 2 June 2026 - 14:42 WIB

Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Tuesday, 2 June 2026 - 12:57 WIB

Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan

Berita Terbaru