Tanpa Jeda di Pergantian Tahun, JICT Optimis Hadapi Tantangan Logistik 2026

- Pewarta

Tuesday, 6 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Menutup tahun 2025 dan mengawali tahun 2026, PT Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) menggelar rangkaian kegiatan bertajuk The Last Container Lifted in 2025 dan The First Container Loaded in 2026. Momentum ini menegaskan kesinambungan operasional terminal sekaligus kesiapan JICT menjaga kelancaran arus logistik nasional sejak awal tahun.

Kegiatan penutupan tahun ditandai dengan pengangkatan kontainer terakhir pada malam 31 Desember 2025. Beberapa menit kemudian, tepat memasuki 1 Januari 2026, JICT kembali mengoperasikan fasilitasnya dengan pemuatan kontainer pertama tahun 2026. Seluruh proses berlangsung dalam kondisi operasional normal, dengan mengedepankan aspek keselamatan, keandalan sistem, dan koordinasi antarfungsi.

Wakil Direktur Utama JICT, Budi Cahyono mengatakan bahwa tradisi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan cerminan komitmen perusahaan terhadap layanan kepelabuhanan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pergantian tahun di terminal petikemas bukan berarti berhenti beroperasi. Justru ini menjadi penegasan bahwa JICT siap bekerja sejak detik pertama tahun baru, menjaga kepercayaan pelanggan dan memastikan rantai logistik tetap berjalan,” ujar Budi di Jakarta pada Selasa (6/1).

Menurut dia, setiap pergerakan kontainer merupakan hasil kolaborasi seluruh insan terminal JICT mulai dari operator lapangan, perencana operasi, hingga tim pendukung. Konsistensi inilah yang menjadi fondasi utama JICT dalam menghadirkan layanan yang andal dan berdaya saing global.

“Ke depan, tantangan industri logistik akan semakin kompleks. Karena itu, kami berkomitmen terus memperkuat keandalan operasional dan keselamatan kerja, sejalan dengan kebutuhan pelanggan serta standar internasional,” ungkap Budi.

“Untuk itu di tahun 2026 JICT akan mendatangkan berbagai peralatan baru seperti e-QC, e-RTGC, dan e-Terminal Truck,” tambahnya.

Rangkaian Last Container dan First Container ini juga menjadi penanda transisi kinerja dari satu tahun ke tahun berikutnya, sekaligus pengingat bahwa aktivitas JICT beroperasi tanpa jeda.

“Dengan kesiapan sumber daya manusia, peralatan dan sistem, JICT optimistis dapat melangkah lebih jauh pada 2026, menjaga perannya sebagai gerbang perekonomian Indonesia,” pungkas Budi. (ire djafar)

Berita Terkait

TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award
IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global
Ketua WIMA INA: Awak Kapal Perempuan Bukan Simbol, Tapi Perubahan Nyata
Dirjen Hubla Buka Seminar Nasional Kepelabuhanan Abupi: Perkuat Sinergi, Dorong Transformasi Pelabuhan Nasional
MNP Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Integritas Melalui TWG Bertema ISO 37001
Bank Mandiri Perkuat Sinergi Infrastruktur di Makassar New Port

Berita Terkait

Thursday, 23 April 2026 - 15:17 WIB

TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award

Thursday, 23 April 2026 - 09:38 WIB

IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

Wednesday, 22 April 2026 - 09:56 WIB

Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global

Wednesday, 22 April 2026 - 09:16 WIB

Ketua WIMA INA: Awak Kapal Perempuan Bukan Simbol, Tapi Perubahan Nyata

Wednesday, 22 April 2026 - 06:57 WIB

Dirjen Hubla Buka Seminar Nasional Kepelabuhanan Abupi: Perkuat Sinergi, Dorong Transformasi Pelabuhan Nasional

Berita Terbaru