FSPPSN Dukung Arah Kebijakan dan Outlook Ekonomi Nasional 2026

- Pewarta

Sunday, 18 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia  – Federasi Serikat Pekerja Pelabuhan dan Strategis Nasional (FSPPSN) menyatakan dukungan terhadap arah kebijakan serta outlook ekonomi nasional 2026 yang digariskan pemerintah. Dukungan tersebut disertai penegasan pentingnya perlindungan hak-hak pekerja pelabuhan agar tidak menjadi pihak yang dirugikan di tengah dinamika dan berbagai isu yang menyertai kebijakan ekonomi nasional.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Kopi Strategis (FOKS) yang dirangkaikan dengan Deklarasi DPC Sarbumusi Jakarta Utara serta Launching Sekolah Serikat Pekerja MTI. Forum ini menjadi ruang dialog strategis bagi pekerja pelabuhan untuk merespons perkembangan kebijakan ekonomi nasional secara terbuka dan konstruktif.

Ketua Umum FSPPSN, Farudi, menegaskan bahwa federasi siap menjadi mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dalam menjaga stabilitas industri pelabuhan yang kondusif, kompetitif, dan berkelanjutan. Namun demikian, ia menekankan bahwa setiap kebijakan ekonomi harus tetap berpihak pada perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“FSPPSN mendukung kebijakan pemerintah dalam penguatan ekonomi nasional 2026, namun kami juga menegaskan bahwa pekerja tidak boleh menjadi korban dari berbagai isu, penyesuaian, maupun dinamika kebijakan yang terjadi,” ujar Farudi.

Menurutnya, pendekatan dialogis dan hubungan industrial yang harmonis menjadi kunci agar kebijakan ekonomi nasional dapat berjalan seimbang antara kepentingan pembangunan dan perlindungan tenaga kerja. FSPPSN mendorong kemitraan yang berkeadilan antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah guna memastikan kepastian kerja, perlindungan sosial, serta peningkatan kesejahteraan pekerja pelabuhan.

“Hubungan industrial yang sehat akan menjaga stabilitas kerja, memperkuat perlindungan sosial, dan memastikan pekerja tetap terlindungi, sekaligus mendukung daya saing sektor pelabuhan nasional di tengah tantangan ekonomi ke depan,” tambahnya.

Ke depan, FSPPSN menegaskan akan terus mengawal kebijakan ekonomi nasional secara kritis dan konstruktif, agar arah pembangunan ekonomi 2026 dapat berjalan seiring dengan pemenuhan hak-hak pekerja dan keberlanjutan industri pelabuhan nasional. (ire djafar)

Berita Terkait

Kenaikan Harga BBM Berdampak pada Layanan Pemanduan dan Penundaan di Pelabuhan
Pelindo dan Asosiasi Pelabuhan Perkuat Sinergi Layanan Logistik
Pelindo dan Tiran Nusantara Group Jajaki Peluang Kerja Sama
Kinerja Kuartal I 2026 Tumbuh 4,5%, Terminal Teluk Lamong Perkuat Peran di Logistik Nasional
Tarif Disesuaikan, ASDP Perkuat Layanan dan Konektivitas Tarakan–Sebawang
Pelindo dan Pemkot Makassar Sepakat Tata Pelabuhan Lebih Baik
ASDP Gandeng Pemprov Aceh Perkuat Layanan Konektivitas Maritim
Pelindo Marine Perluas Layanan, Dukung Kelancaran Distribusi Minerba di Sulawesi dan Kalimantan

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 03:49 WIB

Kenaikan Harga BBM Berdampak pada Layanan Pemanduan dan Penundaan di Pelabuhan

Wednesday, 15 April 2026 - 00:43 WIB

Pelindo dan Asosiasi Pelabuhan Perkuat Sinergi Layanan Logistik

Wednesday, 15 April 2026 - 00:33 WIB

Pelindo dan Tiran Nusantara Group Jajaki Peluang Kerja Sama

Tuesday, 14 April 2026 - 13:41 WIB

Kinerja Kuartal I 2026 Tumbuh 4,5%, Terminal Teluk Lamong Perkuat Peran di Logistik Nasional

Tuesday, 14 April 2026 - 12:11 WIB

Tarif Disesuaikan, ASDP Perkuat Layanan dan Konektivitas Tarakan–Sebawang

Berita Terbaru

Berita

Pelindo dan Asosiasi Pelabuhan Perkuat Sinergi Layanan Logistik

Wednesday, 15 Apr 2026 - 00:43 WIB

Berita

Pelindo dan Tiran Nusantara Group Jajaki Peluang Kerja Sama

Wednesday, 15 Apr 2026 - 00:33 WIB