
Maritim Indonesia — Kedutaan Besar Inggris bersama UK PACT Indonesia melakukan Site Visit di atas KM Kelud milik PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional dalam mendorong pengembangan transportasi laut yang berkelanjutan dan rendah karbon.
Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di KM Kelud yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Site visit tersebut menjadi forum pertukaran pandangan antara mitra internasional dan BUMN pelayaran nasional terkait tantangan serta peluang transformasi sektor maritim.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PELNI (Persero), Anik Hidayati, menyampaikan bahwa PELNI terus berkomitmen untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mengelola risiko operasional di tengah tuntutan global menuju pelayaran yang lebih ramah lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Transformasi menuju pelayaran berkelanjutan membutuhkan kesiapan dari sisi operasional, keuangan, dan manajemen risiko. PELNI terbuka untuk kolaborasi strategis yang mendukung upaya tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua UK PACT Indonesia, Andi Azka Faurianthi Poetri, menegaskan bahwa sektor transportasi laut memiliki peran penting dalam agenda penurunan emisi karbon. Menurutnya, kunjungan langsung ke KM Kelud memberikan gambaran nyata mengenai kondisi di lapangan serta potensi kerja sama yang dapat dikembangkan.
“Kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam mendorong transisi menuju sistem transportasi yang lebih rendah karbon dan berkelanjutan,” katanya.
Dalam site visit ini, para peserta juga meninjau langsung fasilitas kapal serta berdiskusi mengenai efisiensi energi, pengelolaan risiko, dan praktik keberlanjutan yang telah dan dapat diterapkan di armada PELNI. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Indonesia dan Inggris dalam mendukung agenda pembangunan hijau di sektor maritim.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Phoebe Rimmer, Deputy Head Low Carbon Infrastructure British Embassy Jakarta; Maria Renny, Cities and Transport Lead British Embassy Jakarta; Andi Azka Faurianthi Poetri, Ketua UK PACT Indonesia; serta Anik Hidayati, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PELNI (Persero). (fa)
— idj / idj —







