Kinerja Operasional Pelindo Regional 2 Tunjukkan Tren Positif di 2025

- Pewarta

Thursday, 29 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Aktivitas kepelabuhanan di wilayah Pelindo Regional 2 mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Arus kapal, peti kemas, dan barang menunjukkan pertumbuhan dibandingkan realisasi tahun 2024, seiring meningkatnya aktivitas logistik, perdagangan, dan distribusi barang nasional maupun internasional.

Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio menyampaikan, arus kapal sepanjang 2025 tumbuh 0,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya kunjungan kapal di sejumlah pelabuhan utama dan pelabuhan regional.

Menurut data yang ada, di Tanjung Priok, peningkatan arus kapal terjadi pada kunjungan kapal peti kemas luar negeri yang sandar di terminal JICT, NPCT1, dan TPK Koja, serta kapal roll-on roll-off internasional di IKT seiring kenaikan impor kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, terdapat peningkatan kunjungan kapal TNI Angkatan Laut, kapal tamu negara, dan pencatatan kapal di area labuh sebagai bagian dari arus kapal 2025,” ujar Budi melalui keterangan tertulis, Selasa (27/1).

Ia menambahkan, peningkatan arus kapal juga terjadi di wilayah lain, seperti Jambi dan Pontianak, baik di dermaga umum maupun dermaga non-umum, seiring meningkatnya aktivitas kapal curah cair, curah kering, dan kapal domestik pendukung distribusi komoditas.

Dari sisi arus peti kemas, kinerja 2025 mencatat pertumbuhan yang lebih signifikan. Budi menyebut, arus peti kemas meningkat 6,21 persen dibandingkan realisasi 2024 dan melampaui target RKAP sebesar 2,39 persen.

“Di Tanjung Priok, pertumbuhan arus peti kemas didorong oleh peningkatan volume layanan internasional dan domestik di NPCT1, JICT, dan TPK Koja, termasuk bertambahnya frekuensi sejumlah service serta adanya kapal ad hoc. Pertumbuhan juga ditopang oleh peningkatan trafik peti kemas domestik di sejumlah terminal multipurpose,” jelasnya.

Kontribusi positif juga datang dari pelabuhan Panjang dan Pontianak, yang mencatat peningkatan arus peti kemas domestik dan internasional seiring bertambahnya aktivitas bongkar muat serta perluasan jangkauan distribusi barang ke wilayah hinterland.

Sementara itu, arus barang nonpeti kemas menunjukkan pertumbuhan paling menonjol. Sepanjang 2025, realisasi arus barang meningkat 10,71 persen dibandingkan tahun 2024, terutama dipengaruhi oleh meningkatnya kegiatan bongkar muat curah kering dan general cargo.

“Peningkatan arus barang terlihat pada aktivitas curah kering dan general cargo, sementara di Pontianak pertumbuhan didorong oleh meningkatnya bongkar muat komoditas curah kering dan dimulainya kegiatan muat komoditas olahan secara berkelanjutan sejak paruh kedua 2024,” ungkapnya.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan konsistensi peningkatan kinerja operasional, optimalisasi fasilitas terminal, serta kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan pelabuhan di wilayah Regional 2.

Ke depan, Pelindo Regional 2 akan terus memperkuat efisiensi operasional, peningkatan layanan terminal, serta integrasi sistem logistik untuk mendukung kelancaran arus barang dan kapal sebagai bagian dari penguatan peran pelabuhan dalam perekonomian nasional. (ire djafar)

Berita Terkait

Terminal Kijing Layani Ekspor Perdana dengan Petikemas, Tingkatkan Konektivitas Logistik Nasional
Tumbuh 14,6% di Tengah Dinamika Pasar, IPCC Tegaskan Peran Strategi dalam Ekosistem Logistik Nasional
Perkuat Layanan Keagenan Kapal, PELNI Gandeng Petani Lokal Dukung Pasok Pangan Maritim
Fisik Rampung 100%, Pelindo Sinergi Lokaseva Group Kawal Persiapan Pra-Operasi Fly Over Teluk Lamong untuk Kelancaran Logistik Jawa Timur
Susunan Baru Direksi PT Pelindo Sinergi Lokaseva untuk Dukung Transformasi dan Tata Kelola Perusahaan
PELNI Catat Kinerja Positif Tahun Buku 2025, Layani Lebih dari 5,1 Juta Penumpang
Danpushidrosal Perkuat Peran Indonesia dalam Pengembangan Standar Navigasi Maritim Global di IC-ENC SC27
Terminal Teluk Lamong Catat Throughput 1,2 Juta TEUs, Perkuat Jawa Timur sebagai Hub Logistik Internasional

Berita Terkait

Monday, 29 June 2026 - 22:28 WIB

Terminal Kijing Layani Ekspor Perdana dengan Petikemas, Tingkatkan Konektivitas Logistik Nasional

Monday, 29 June 2026 - 13:53 WIB

Tumbuh 14,6% di Tengah Dinamika Pasar, IPCC Tegaskan Peran Strategi dalam Ekosistem Logistik Nasional

Monday, 29 June 2026 - 12:11 WIB

Perkuat Layanan Keagenan Kapal, PELNI Gandeng Petani Lokal Dukung Pasok Pangan Maritim

Monday, 29 June 2026 - 11:58 WIB

Fisik Rampung 100%, Pelindo Sinergi Lokaseva Group Kawal Persiapan Pra-Operasi Fly Over Teluk Lamong untuk Kelancaran Logistik Jawa Timur

Friday, 26 June 2026 - 17:39 WIB

Susunan Baru Direksi PT Pelindo Sinergi Lokaseva untuk Dukung Transformasi dan Tata Kelola Perusahaan

Berita Terbaru