Maritim Indonesia – PT Energi Pelabuhan Indonesia (PT EPI) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kantor Pelindo Place Surabaya, pada hari Selasa tanggal 27 Januari 2026, baru-baru ini. Pengesahan RKAP 2026 menjadi landasan strategis Perusahaan dalam meneguhkan arah kebijakan Perusahaan dalam menjaga keandalan layanan utilitas di kawasan pelabuhan sekaligus menjawab kebutuhan energi alternatif yang berkelanjutan bagi sektor pelayaran.
RUPS yang dihadiri oleh para Pemegang Saham yakni PT Pelindo Jasa Maritim, PT PLN Electricity Services, jajaran Dewan Komisaris dan Direksi ini mengesahkan RKAP 2026 yang fokus pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan keandalan layanan utilitas serta optimalisasi kinerja operasional dan keuangan perusahaan. Melalui RKAP 2026, Pemegang Saham mengarahkan Perusahaan untuk memperkuat tata kelola, menjaga kesehatan perusahaan, serta meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengganggu layanan. Fokus tersebut mencakup penguatan infrastruktur dan aset kelistrikan, pengendalian biaya, penguatan manajemen risiko, serta penciptaan nilai perusahaan secara berkelanjutan.
Direktur Utama PT Energi Pelabuhan Indonesia, Andriyuda Siahaan, menyampaikan bahwa RKAP 2026 disusun dengan mempertimbangan dinamika layanan kepelabuhanan serta kebutuhan pelanggan terhadap layanan utilitas yang andal dan berkelanjutan serta melanjutkan inisiatif strategis yang telah dimulai pada tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selain menjaga keandalan pasokan listrik di area operasi, tahun 2026 PT EPI memastikan layanan utilitas di Pelabuhan semakin andal dan responsive dalam mendukung kelancaran logistik nasional. Keandalan layanan bukan hanya dari target operasional tetapi juga terkait dengan kontinuitas pasokan yakni kemampuan untuk mempertahankan aliran Listrik tanpa interupsi dan EPI akan terus berupaya untuk menjaga hal tersebut,” ujarnya.
Di tahun 2026 ini, penyediaan OnShore Power Supply (OPS) akan tetap menjadi salah satu program strategis yang sudah berjalan dari tahun 2025 untuk menjawab kebutuhan pelayaran akan sumber energi yang lebih ramah lingkungan, sejalan dengan agenda transisi energi dan keberlanjutan.
Dengan disahkannya RKAP Tahun 2026, PT Energi Pelabuhan Indonesia berkomitmen menjalankan seluruh arahan pemegang saham secara konsisten untuk memastikan layanan energi pelabuhan yang andal, aman, dan berkelanjutan di seluruh area operasinya.
Sebagai informasi, saat ini, PT EPI menjalankan operasional penyediaan energi di empat pelabuhan, yakni Pelabuhan Panjang (Lampung), Palembang, Jakarta, dan Kijing (Kalimantan Barat).
(ire djafar)







