ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026

- Pewarta

Saturday, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ABUPI mempertemukan regulator dan pelaku industri dalam satu forum untuk membahas layanan dan inovasi pelabuhan. Tujuannya jelas: memperkuat rantai pasok nasional yang lebih efisien, terintegrasi, dan siap bersaing.

ABUPI mempertemukan regulator dan pelaku industri dalam satu forum untuk membahas layanan dan inovasi pelabuhan. Tujuannya jelas: memperkuat rantai pasok nasional yang lebih efisien, terintegrasi, dan siap bersaing.

Maritim Indonesia – Upaya menyelaraskan kebijakan dengan kebutuhan industri kembali didorong Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) melalui Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026. Dalam sesi kedua yang akan digelar pada 22 April 2026 di Jakarta, ABUPI menghadirkan regulator dan pelaku industri dalam satu forum diskusi strategis.

Mengangkat tema “Layanan dan Inovasi Pelabuhan untuk Mendukung Rantai Pasok Nasional”, sesi ini difokuskan pada pembahasan peningkatan kualitas layanan pelabuhan di tengah tuntutan efisiensi logistik yang semakin tinggi.

Sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang dijadwalkan hadir, mulai dari Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, hingga Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar. Selain itu, perwakilan dari sektor industri dan logistik seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk, PT Indika Logistic & Support Services, PT Krakatau Bandar Samudera, dan PT Samudera Indonesia Tbk juga turut ambil bagian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masing-masing pembicara akan membahas berbagai aspek penting, mulai dari arah kebijakan dan regulasi, transformasi layanan pelabuhan, kebutuhan industri terhadap kepastian layanan, hingga inovasi logistik terintegrasi dan optimalisasi operasional pelabuhan.

Diskusi yang dipandu oleh Juliana Sofhia Damu ini diharapkan dapat menggali solusi konkret, terutama dalam penguatan standar layanan, percepatan digitalisasi, serta peningkatan kolaborasi antar pelaku usaha.

Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati, menilai forum ini menjadi momen penting untuk mempertemukan perspektif regulator dan dunia usaha dalam satu arah yang sama.

“Pelabuhan tidak bisa berkembang sendiri tanpa adanya keselarasan dengan kebutuhan industri. Karena itu, sinergi antara regulator dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mendorong layanan yang lebih efisien dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui forum ini ABUPI ingin mendorong lahirnya langkah-langkah nyata dalam peningkatan kualitas layanan dan inovasi pelabuhan, sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem logistik nasional.

Dengan semakin kuatnya kolaborasi antar pemangku kepentingan, pelabuhan nasional diharapkan mampu menjadi lebih adaptif, responsif, dan siap menjawab tantangan rantai pasok di masa depan. (ire djafar)

Berita Terkait

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga
Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT
Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Berita Terkait

Thursday, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB

Thursday, 3 September 2026 - 04:55 WIB

Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere

Monday, 31 August 2026 - 20:41 WIB

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Monday, 31 August 2026 - 20:22 WIB

Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Monday, 31 August 2026 - 14:21 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

Berita Terbaru