Bagikan Cerita Bisnis Pandu Tunda Kapal, IPCM Gandeng Retail Investor di Malang 

- Pewarta

Friday, 22 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan gambar: Kegiatan temu investor yang dilaksanakan oleh PT  Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) dan berkolaborasi dengan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) saat menyapa sejumlah investor yang berdomisili di Kota Malang, Jawa Timur.

Maritim Indonesia — PT Pelindo I, II, III, dan IV telah melakukan merger menjadi satu entitas induk, yaitu PT Pelindo sejak Oktober 2021 lalu. Sejalan dengan itu, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) berencana melakukan pengembangan bisnis untuk menambah laba perusahaan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama yang merangkap Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) Shanti Puruhita, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi maritimindonesia.co di Jakarta, Kamis (21/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini IPCM hanya melayani di wilayah Regional 2 saja dan saat ini juga sedang ada rencana pengembangan bisnis unorganik melalui pemurnian bisnis dimana akan sangat memungkinkan dilakukannya merger and acquisition dengan perusahaan sejenis,” ujar Dirut IPCM saat kegiatan Emiten Forum, oleh IPCM berkolaborasi dengan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) menyapa sejumlah investor yang berdomisili di Kota Malang, Jawa Timur, awal pekan ini.

Kedepannya, lanjut Shanti, jika IPCM mengelola wilayah I, III, dan IV, maka itu berarti juga kemungkinan bertambahnya pendapatan serta laba yang akan didapat oleh IPCM.

Sejauh ini, kata dia, pada tahun 2023 Perseroan telah menuntaskan pekerjaan pembangunan  satu unit kapal tunda dan tiga unit kapal pandu dengan total investasi Rp 95,4 miliar.

Adapun tahun 2023 ini, IPCM menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp124,5 miliar. Kemudian dipaparkan juga terkait kinerja keuangan IPCM yang terus tumbuh bahkan dikala masa pandemi.

Temu investor rutin dilaksanakan oleh PT Jasa Armada Indonesia Tbk. Kegiatan yang mengusung tema ‘Mengarungi Samudera Investasi – Chapter Malang‘ ini mengenalkan dan membuka ruang diskusi mengenai bisnis pemanduan dan penundaan kapal di Pelabuhan serta membedah kinerja Perseroan berikut prospek kedepannya.

Pada kesempatan itu, Shanti menjelaskan terkait bisnis armada Kapal Tunda, Motor Pandu dan Kapal Kepil serta jasa pemanduan dan penundaan kepada lebih dari 40 peserta dari berbagai kalangan investor potensial maupun nasabah eksisting MASI.

Disisi lain, Shanti juga menjelaskan terkait potensi bisnis jasa pelayanan kapal yang mana pada saat pandemi lalu tidak terdampak secara signifikan karena keunikan model bisnis yang dimiliki oleh IPCM itu sendiri.

Pada ajang itu, para investor semakin tertarik dengan penjelasan dari Reini Delfianti selaku Direktur Keuangan dan SDM IPCM yang menerangkan jumlah deviden yang dibagikan kepada pemegang saham yang selalu meningkat setiap tahunnya.

Menurutnya, kinerja IPCM pada Triwulan II 2023 tumbuh dari periode yang sama tahun sebelumnya atau on the track atas target yang telah ditetapkan pemegang saham sehingga kami proyeksikan untuk pendapatan IPCM di akhir tahun 2023 melampaui dari target perusahaan.

Sebagaimana diketahui bahwa pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 21 Juni lalu telah menetapkan penggunaan laba Perseroan tahun buku 2022 yang seluruhnya berjumlah Rp150,6 miliar, setara Rp113 miliar dipergunakan sebagai dividen final atau Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 75,02%.

Respon para investor-pun sangat positif karena ini merupakan kesempatan pertama mengenal IPCM sebagai perusahaan terbuka sekaligus BUMN yang bergerak di industri kepelabuhanan dan memiliki prospek yang baik kedepannya.

Selain itu forum ini juga menjadi kesempatan para investor untuk berinteraksi dan melakukan tanya jawab secara langsung dengan Direksi IPCM terkait pencapaian pengelolaan perusahaan, risiko, kenaikan jumlah deviden yang akan dibagikan selanjutnya hingga rencana ekspansi ke depannya.

Hal ini juga merupakan upaya IPCM dalam mendukung  pemerintah dalam memberikan edukasi investasi agar kedepannya tidak ada investor yang dirugikan atau investasi ‘bodong’.

(ire djafar)

Berita Terkait

Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder & Pengguna Jasa, Perkuat Budaya Anti Penyuapan di Pelabuhan Makassar
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan 1.040 Paket Sembako kepada Nelayan Kalibaru melalui Program NPEA Berbagi Tahun 2026
Program Stimulus Transportasi Masa Libur Sekolah Catat Respons Positif Masyarakat
Dirjen Hubla Lantik 22 Perwira Pandu Usai Tempuh Pendidikan Intensif di PT PMLI
Lebih dari 1,12 Juta Masyarakat Nikmati Program Stimulus Libur Sekolah, ASDP Perkuat Konektivitas dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Di Tengah Tekanan Pasar, IPCC Pertahankan Fokus pada Kinerja Operasional
PT Pelayaran Ekanuri dan COSCO Shipping Heavy Industry Sepakat Berkolaborasi, Perkuat Masa Depan Maritim Indonesia
Pelindo Marine Kawal Kedatangan Crane Modern, Perkuat Kapasitas dan Daya Saing Pelabuhan Nasional

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 08:26 WIB

Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder & Pengguna Jasa, Perkuat Budaya Anti Penyuapan di Pelabuhan Makassar

Thursday, 30 July 2026 - 08:02 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan 1.040 Paket Sembako kepada Nelayan Kalibaru melalui Program NPEA Berbagi Tahun 2026

Thursday, 30 July 2026 - 03:02 WIB

Program Stimulus Transportasi Masa Libur Sekolah Catat Respons Positif Masyarakat

Wednesday, 29 July 2026 - 20:13 WIB

Dirjen Hubla Lantik 22 Perwira Pandu Usai Tempuh Pendidikan Intensif di PT PMLI

Wednesday, 29 July 2026 - 20:08 WIB

Lebih dari 1,12 Juta Masyarakat Nikmati Program Stimulus Libur Sekolah, ASDP Perkuat Konektivitas dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru