Tingkatkan Asas Manfaat Aset, Ditjen Hubla Susun Laporan Wasdal BMN

- Pewarta

Friday, 5 January 2024 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Tingkatkan asas manfaat dalam menunjang pelaksanaan tugas pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), Kementerian Perhubungan c.q. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut gelar Penyusunan Laporan Pengawasan dan Pengendalian (wasdal) Barang Milik Negara (BMN) Semester II Tahun Anggaran 2023, di Jakarta, Jumat (5/1).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Lollan Pandjaitan dan dihadiri oleh para Kuasa Pengguna Barang dan Pengelola Barang Milik Negara Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Dalam arahannya, Lollan mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan evaluasi terhadap pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini, apa yang dilakukan adalah untuk mempertahankan pencapaian penilaian Kementerian Perhubungan menurut penilaian prestasi opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian),” ujar Lollan.

Kegiatan penyusunan laporan pengawasan dan pengendalian BMN Semester II Tahun Anggaran 2023 tersebut berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 207 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Barang Milik Negara, serta berpedoman pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 59 Tahun 2018 tentang Petunjuk dan Pelaksanaan Pengelolaan BMN di Lingkungan Kementerian Perhubungan.

Selanjutnya, Lollan berpesan agar penyusunan laporan wasdal tersebut dilakukan dengan sebaik-baiknya, serta memberikan manfaat peningkatan kualitas pengelolaan BMN di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

“Saya minta agar pemantauan dan penerbitan aset BMN tersebut dilakukan secara periodik, oleh Kuasa Pengguna Barang dan melaporkannya secara berjenjang kepada Pengguna Barang dan Pengelola Barang dalam hal ini Kementerian Keuangan,” ucap Lollan.

Sebagai informasi, pelaksanaan kegiatan Penyusunan Laporan dan Pengendalian BMN Tahun 2024 di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dilaksanakan secara tatap muka selama 10 hari. Kegiatan dimulai sejak 4 Januari hingga 13 Januari 2024 yang terbagi dalam 3 tahap, yaitu tahap I pada tanggal 4-6 Januari 2024, tahap II tanggal 8-10 Januari 2024, dan tahap III tanggal 11-13 Januari 2024. (red)

 

 

idj / idj

 

 

 

Berita Terkait

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026
IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026
Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Tuesday, 20 October 2026 - 12:19 WIB

Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Monday, 19 October 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terbaru